Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri, menegaskan keberhasilan program inovatifnya yang diberi nama "Bupati Ngantor di Desa" atau Bunga Desa. Inisiatif ini terbukti sangat efektif dalam menjaring berbagai aspirasi dari masyarakat. Program ini dirancang khusus untuk memastikan suara warga di 156 desa/kelurahan dapat didengar langsung oleh pemerintah daerah.
Sejak diluncurkan, Bunga Desa telah menyambangi dua lokasi percontohan yang menunjukkan dampak positifnya. Desa Air Bening di Kecamatan Bermani Ulu Raya dan Desa Air Lanang di Kecamatan Curup Selatan menjadi bukti nyata. Kehadiran langsung kepala daerah beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menciptakan jembatan komunikasi yang kuat.
Fikri menjelaskan bahwa program Bunga Desa kini telah menjadi agenda tetap pemerintah kabupaten. Tujuannya adalah mengoptimalkan pelayanan serta memberikan solusi cepat terhadap permasalahan yang dihadapi warga. Program ini menjadi salah satu prioritas utama untuk pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Mekanisme dan Jangkauan Aspirasi Program Bunga Desa
Dalam setiap pelaksanaan program Bunga Desa, Bupati Muhammad Fikri selalu mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang relevan. Keterlibatan OPD ini bertujuan agar pelayanan publik dapat langsung diberikan di lokasi kegiatan. Hal ini memastikan bahwa warga tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kantor pemerintahan untuk menyampaikan keluhannya.
Melalui interaksi langsung ini, Bupati Fikri mendapatkan gambaran jelas mengenai berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan. Aspirasi yang disampaikan masyarakat sangat beragam, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur desa. Ada pula keluhan terkait masalah pertanian yang menjadi mata pencarian utama warga setempat.
Tidak hanya itu, program ini juga berhasil menyerap keluhan yang lebih spesifik dan mendesak. Salah satunya adalah kesulitan masyarakat dalam mendapatkan pasokan gas bersubsidi ukuran 3 kilogram. Ini menunjukkan bahwa Bunga Desa mampu menjangkau isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.
Advertisement
Bupati Fikri mengakui bahwa program Bunga Desa sangat membantunya dalam memahami kondisi riil di lapangan. Pengetahuan ini menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan. Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil akan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Advertisement
Komitmen Pelayanan Publik dan Himbauan Kamtibmas
Untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, Bupati Muhammad Fikri memberikan penekanan khusus kepada seluruh jajaran. Kepala OPD hingga kepala desa dan lurah di wilayahnya diminta untuk bekerja secara profesional dan proaktif. Mereka harus sigap menanggapi setiap permasalahan yang disampaikan oleh warga.
Fikri mencontohkan komitmennya dalam melayani masyarakat dengan responsif. "Kita semua adalah pelayan masyarakat, kalau ada warga yang menyampaikan permasalahan dengan menghubungi melalui WA agar segera direspons," tegasnya. Ia menambahkan bahwa dirinya sendiri selalu membaca dan membalas pesan WhatsApp dari masyarakat.
Selain fokus pada pelayanan publik, Bupati Fikri juga memanfaatkan momen dialog kebangsaan yang diselenggarakan Badan Kesbangpol Kabupaten Rejang Lebong. Dalam kesempatan tersebut, ia menghimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban. Penting bagi warga untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak jelas kebenarannya.
Advertisement
Himbauan ini bertujuan untuk mencegah potensi perpecahan di tengah masyarakat. Fikri menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan demi keberlangsungan pembangunan daerah. Dengan menjaga kondusivitas, seluruh elemen masyarakat dapat bergotong royong membangun Rejang Lebong yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews