Cara Menanam Blewah di Pekarangan Sempit dengan Rambatan Sederhana, Lahan Terbatas Bukan Masalah

Cara menanam blewah di pekarangan sempit dengan rambatan sederhana. Manfaatkan ruang vertikal agar tanaman tumbuh optimal dan area tetap rapi.

Ricka Milla Suatin
Oleh Ricka Milla Suatin - Reporter
Cara Menanam Blewah di Pekarangan Sempit dengan Rambatan Sederhana, Lahan Terbatas Bukan Masalah
Intip dan rasakan sendiri segudang manfaat dari buah blewah yang menyegarkan. Yuk, jangan lupa untuk mengonsumsinya! (Sumber: Freepik/stockking).

Blewah termasuk tanaman merambat yang membutuhkan ruang cukup luas jika dibiarkan menjalar di permukaan tanah. Namun, kondisi pekarangan yang terbatas bukan berarti kamu tidak bisa menanamnya di rumah.

Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah mengarahkan sulur blewah untuk tumbuh ke atas menggunakan rambatan. Cara ini membantu memanfaatkan ruang secara vertikal sekaligus membuat area sekitar tanaman tetap lebih rapi. Konsep menanam melon secara vertikal juga dapat diterapkan pada lahan berukuran kecil dengan berbagai jenis struktur rambatan.

Berikut cara menanam blewah di pekarangan sempit dengan rambatan sederhana.

1. Pilih Lokasi yang Mendapat Cukup Sinar Matahari

Ilustrasi paparan sinar matahari
Ilustrasi paparan sinar matahari (Foto: Pexels/Lukas)

Pilih bagian pekarangan yang mendapatkan sinar matahari dengan baik. Tanaman blewah membutuhkan pencahayaan yang cukup untuk mendukung pertumbuhan sulur dan pembentukan buah.

Pastikan pula lokasi tidak tergenang air. Media tanam sebaiknya memiliki drainase yang baik agar air tidak menggenang di sekitar akar.

2. Siapkan Media Tanam

Ilustrasi Media Tanam Tanaman Monstera
Ilustrasi Media Tanam Tanaman (Photo by Lisa from Pexels)

Blewah dapat ditanam langsung di tanah atau menggunakan wadah yang cukup besar. Gunakan media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik agar akar dapat berkembang dengan lebih leluasa.

Jika ditanam di pekarangan yang sangat terbatas, wadah bisa ditempatkan tepat di dekat rambatan. Dengan begitu, sulur tanaman dapat segera diarahkan ke atas ketika mulai memanjang.

3. Buat Rambatan Sederhana

Rambatan tidak harus menggunakan struktur yang rumit. Kamu bisa memanfaatkan teralis, pagar yang kokoh, rangka bambu, atau dua tiang kuat yang dihubungkan menggunakan tali. Struktur tersebut perlu cukup kuat untuk menopang sulur dan buah ketika tanaman semakin besar.

Untuk pekarangan sempit, rambatan juga bisa dibuat sedikit miring. Model ini memungkinkan tanaman tumbuh mengikuti permukaan rambatan tanpa membutuhkan area yang terlalu lebar. Pada sistem rambatan miring, bagian bawah dapat diletakkan sedikit lebih tinggi dari tanah agar tidak menekan tanaman yang masih muda.

4. Tanam Benih atau Bibit di Dekat Rambatan

Nutrisi yang Terkandung dalam Buah Blewah
Ilustrasi Buah Blewah Credit: pexels.com/Suzaane

Tanam benih atau bibit blewah di dekat bagian bawah rambatan. Posisi ini akan memudahkan sulur menjangkau struktur penyangga ketika tanaman mulai tumbuh.

Jika menggunakan benih, jaga media tetap lembap selama proses perkecambahan, tetapi hindari kondisi terlalu basah. Setelah tanaman tumbuh dan sulurnya mulai memanjang, kamu bisa mulai mengarahkannya ke rambatan.

5. Arahkan Sulur ke Rambatan

cara menanam blewah di pot halaman rumah
cara menanam blewah di pot halaman rumah. Foto: AI Generated

Ketika sulur sudah cukup panjang untuk mencapai rambatan, arahkan secara perlahan ke struktur tersebut. Kamu dapat mengikatnya menggunakan tali atau pengikat tanaman yang lentur.

Jangan mengikat sulur terlalu kencang karena batang akan terus membesar seiring pertumbuhan. Pengikat hanya berfungsi membantu tanaman mengikuti arah rambatan. Setelah itu, sulur dapat terus tumbuh dan melilit struktur secara alami.

6. Atur Sulur Secara Berkala

Tanaman blewah dapat menghasilkan sulur yang panjang dan menyebar ke berbagai arah. Karena itu, periksa pertumbuhannya secara berkala dan kembalikan sulur yang keluar dari jalur rambatan.

Sulur pembelit atau tendril juga dapat membantu tanaman mencengkeram struktur rambatan. Dengan pengaturan rutin, pertumbuhan tanaman bisa lebih terarah sehingga tidak kembali memenuhi area pekarangan.

7. Pastikan Rambatan Kuat Menopang Buah

Buah Blewah
Ilustrasi Buah Blewah Credit: pexels.com/Polina

Saat buah mulai terbentuk dan ukurannya bertambah, perhatikan kemampuan rambatan dalam menopang bebannya. Jangan sampai struktur yang digunakan mudah bergeser atau roboh.

Jika buah tumbuh menggantung dan terasa terlalu berat untuk ditopang sulur, gunakan jaring atau penyangga tambahan agar buah tetap tertahan pada struktur rambatan.

8. Rawat Tanaman dan Pantau Buah

Ilustrasi Buah Blewah/Freepik.com/stockking
Ilustrasi Buah Blewah/Freepik.com/stockking

Tetap lakukan penyiraman sesuai kebutuhan tanaman dan perhatikan kondisi daun, sulur, serta buah. Tanaman yang tumbuh secara vertikal juga perlu diperiksa agar sulurnya tidak terlepas dari rambatan.

Menanam dengan rambatan membuat buah dan bagian tanaman lebih mudah terlihat dibandingkan ketika seluruh sulur menjalar di tanah. Kondisi ini juga memudahkan kamu memantau perkembangan buah hingga mendekati waktu panen.

9. Panen Saat Buah Menunjukkan Tanda Matang

Jelang Ramadan, Permintaan Buah Segar Meningkat 100 Persen
Ilustrasi Buah Blewah (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Blewah yang mulai matang dapat menunjukkan perubahan warna kulit dan aroma yang semakin harum. Perubahan pada tangkai juga dapat diperhatikan sebagai salah satu tanda bahwa buah mulai mendekati waktu panen.

Dengan rambatan sederhana, tanaman blewah tidak harus dibiarkan memenuhi seluruh permukaan pekarangan. Memanfaatkan ruang secara vertikal dapat menjadi solusi untuk menanam blewah di lahan terbatas, asalkan rambatan dibuat kokoh dan pertumbuhan sulur diarahkan secara rutin.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Blewah di Pekarangan Sempit dengan Rambatan Sederhana

Apakah blewah bisa ditanam di pekarangan sempit?

Bisa. Blewah dapat ditanam di lahan terbatas dengan memanfaatkan rambatan agar sulurnya tumbuh secara vertikal dan tidak memenuhi permukaan tanah.

Apa jenis rambatan yang bisa digunakan untuk tanaman blewah?

Kamu bisa menggunakan teralis, pagar yang kokoh, rangka bambu, atau dua tiang yang dihubungkan dengan tali. Pastikan rambatan cukup kuat untuk menopang sulur dan buah.

Apakah buah blewah yang tumbuh di rambatan perlu diberi penyangga?

Jika buah menggantung dan bobotnya mulai membebani sulur, sebaiknya gunakan jaring atau penyangga tambahan. Cara ini membantu menjaga buah tetap tertahan pada rambatan.

Rekomendasi