Kasus Covid-19 di Garut Meningkat Lagi, Ruang Isolasi Ditambah

Rudy mengingatkan masyarakat bila merasa demam, sakit menelan, perih mata, atau tubuhnya merasa tidak nyaman agar langsung memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat sebagai bagian dari deteksi dini.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Kasus Covid-19 di Garut Meningkat Lagi, Ruang Isolasi Ditambah
Vaksinasi Covid-19 di KPU. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Garut, Jawa Barat, kembali mengalami peningkatan. Pemerintah Kabupaten Garut pun melakukan penambahan ruang isolasi untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, pada Jumat (28/4), terdapat 21 orang warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Karena itu, dia meminta warga untuk kembali lebih meningkatkan penerapan protokol kesehatan dan pihaknya akan melakukan penambahan ruang isolasi.

"Ruang isolasi di RSUD akan ditambah karena saya tidak mau ambil risiko. Jadi kita persiapkan penanganan maksimal," kata Rudy, Sabtu (29/4).

Selain itu, Rudy juga mengingatkan masyarakat bila merasa demam, sakit menelan, perih mata, atau tubuhnya merasa tidak nyaman agar langsung memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat sebagai bagian dari deteksi dini.

“Saya juga menginstruksikan agar para tenaga kesehatan di puskesmas dan RSUD untuk segera memakai lagi baju hazmat,” katanya.

Dua Orang Meninggal

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut, Jumat (28/4), sampel yang dites swab RT PCR dan Rapid Tes Antigen sebanyak 150 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat penambahan laporan kasus suspek Covid-19 sebanyak 98 orang.

Adapun hasil RT PCR yang diperoleh terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 16 kasus. Sementara hasil pemeriksaan Rapid Tes Antigen pada kasus kontak erat dan suspek (bergejala) positif sebanyak 5 kasus sehingga hasil verifikasi dan validasi data kasus jumlah keseluruhan sebanyak 21 kasus.

Di hari yang sama, terdapat penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia 2 orang. Rinciannya, satu pasien berusia 83 tahun dari Kecamatan Karangpawitan dengan status belum divaksinasi dan warga 46 tahun dari Kecamatan Karangtengah dengan status belum divaksinasi.

Rekomendasi