-
News •Kisah Alumni Ponpes Al-Zaytun asal Garut, Diberi Kode karena Bukan Kader NIIPesantren Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan. Lembaga pendidikan ini menjadi perhatian seperti pada tahun 90-an.
-
News •Mengungkap Aktivitas NII dengan Al-Zaytun serta Label Kode MK MDBanyak anggota Negara Islam Indonesia (NII) kelompok Panji Gumilang dan alumni pesantren Al-Zaytun berada di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Di antara kelompok itu pun dikabarkan kerap bolak balik ke Indramayu menemui Panji Gumilang.
-
News •Maling Gondol Isi Pabrik hingga Cerobong Asap Penggilingan Padi, Kerugian Rp6 MiliarPabrik penggilingan padi modern milik PT Bumi Arta Dinamika di wilayah Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat, disatroni maling. Kejadian yang diketahui pada Kamis (22/6) malam itu menyebabkan pemiliknya merugi hingga Rp6 miliar.
-
News •Saking Kesal, Seorang Wanita Nekat Datangi Acara Pernikahan Tagih Utang ke PengantinDalam video dijelaskan bahwa kedatangannya ke undangan bukan untuk memberikan selamat, melainkan untuk menagih utang. Saat keduanya sampai untuk bersalaman, keduanya pun setelah mengucapkan selamat langsung mempertanyakan urusan utangnya.
-
News •Mengaku Sipir Lapas, Seorang Pria Pukuli Satpam Rumah SakitIa mengungkapkan bahwa aksi penganiayaan kepada DP terjadi pada Rabu (21/6) ketika korban sedang bertugas sebagai satpam. Kejadian itu bermula saat pelaku yang diketahui sedang membonceng anaknya melaju ke depan ruang IGD rumah sakit Respati Cikunir.
-
News •Diserahkan ke Jaksa, Preman Garut Dadang Buaya Segera DiadiliPenyidik Polres Garut menyerahkan Dadan Sumarna alias Dadang Buaya bersama rekannya, Yusuf Suproni, ke Kejaksaan Negeri Garut, Kamis (22/6). Kedua preman itu segera diadili atas kasus penganiayaan.
-
News •Polisi Tegaskan Tak Ada Restorative Justice Kasus Moge Tabrak Santri di CiamisKini kasus tersebut tinggal menunggu dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ciamis.
-
News •Cerita Dicabuli, Anak di Tasik Malah Kembali Diperkosa Teman CurhatnyaSeorang anak di bawah umur di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menjadi korban pencabulan dua pemuda. Pencabulan terjadi saat ia menceritakan apa yang telah dialaminya kepada kenalannya.
-
News •Jumlah Pemilih Pemilu 2024 di Garut Mencapai 1,99 Juta OrangKomisi Pemilihan Umum (KPU) Garut akhirnya menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dalam rapat pleno yang digelar Rabu (21/6). Jumlah DPT di Garut, Jawa Barat ditetapkan sebanyak 1,99 juta pemilih.
-
News •Polisi Tegaskan aksi Penyayatan Siswi SMK di Ciamis karena Asmara, Bukan Salah PahamIa mengungkapkan bahwa bukan tanpa alasan motif itu disampaikan. Hal tersebut merupakan hasil keterangan dari saksi dan juga terduga pelaku penyayatan yang berinisial NKD (19).
-
News •Tabungan Siswa di Pangandaran yang Tertahan Bertambah Jadi 7,4 MiliarTim Khusus (Timsus) yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Pangandaran langsung turun ke lapangan melakukan pemeriksaan terkait tertahannya tabungan siswa di wilayah itu. Mereka mendapati jumlah uang yang belum bisa diambil justru lebih besar dari angka sebelumnya, yakni dari Rp5 miliar menjadi Rp7,4 miliar.
-
News •Izin Lari Pagi, Siswi SMA di Garut HilangSagita Dewi (16), seorang siswi SMA di Garut dinyatakan hilang sejak sebulan lalu. Sebelum hilang, remaja ini sempat izin lari pagi kepada orang tuanya sampai kemudian tidak kunjung kembali.
-
News •250 Jemaah Haji asal Garut Berpenyakit KronisJumlah jemaah haji asal Garut, Jawa Barat, tahun ini sebanyak 1.938 orang. Dari jumlah itu, terdapat 250 orang dikategorikan berisiko tinggi karena usianya di atas 75 tahun dan berpenyakit kronis.
-
News •Bukan Rebutan Pacar, Wagub Jabar Sebut Penyayatan Siswi SMK Ciamis karena Salah PahamKesalahpahaman itu, menurut U, kemudian menjadikan salah satunya merasa emosi.
-
News •Pelaku Penyayatan Siswi SMK di Ciamis Seorang Wanita, Motifnya Cinta SegitigaKepolisian Resor Ciamis akhirnya mengamankan pelaku penyayatan leher N, salah satu siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pelaku diketahui berjenis kelamin perempuan dan motifnya adalah cinta segitiga.
-
News •Jalankan Perusahaan Penyalur PMI Tanpa Izin, 3 Warga Garut Jadi Tersangka TPPOPolisi menetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) setelah menggerebek dua perusahaan penyalur pekerja migran Indonesia (PMI) di Garut. Ketiga tersangka yakni pemilik perusahaan dan dua orang yang membantunya.
-
News •Leher Siswi SMK di Ciamis Disayat Pisau, Pelaku dalam Penyelidikan PolisiN, salah seorang siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ditemukan oleh warga dengan kondisi bersimbah darah, Senin (19/6). Diduga lehernya disayat menggunakan pisau oleh pelaku yang saat ini dalam penyelidikan polisi.
-
News •Fantastis! Tabungan Siswa Pangandaran yang Tak Bisa Diambil Capai Rp5 M, Ini SebabnyaUang tabungan siswa dengan jumlah Rp5 miliar itu, menurutnya terbagi di tiga koperasi. Koperasi-koperasi tersebut pun diketahui memiliki anggota yang berutang cukup banyak.
-
News •Geger Uang Tabungan Ratusan Juta Rupiah Milik Siswa di Pangandaran Tidak Bisa DiambilKepolisian resor Pangandaran melakukan penyelidikan kasus tabungan siswa sekolah dasar (SD) yang tidak bisa diambil. Langkah penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima laporan akan hal tersebut dari orang tua siswa.
-
News •Hamili Anak Tiri, Pria di Ciamis Masuk BuiSeorang pria di Ciamis harus mempertanggungjawabkan perbuatannya mencabuli anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Dia ditangkap tim dari Polres Ciamis yang mendapat laporan dari istri pelaku yang juga ibu kandung korban.