Izin Lari Pagi, Siswi SMA di Garut Hilang

Sagita Dewi (16), seorang siswi SMA di Garut dinyatakan hilang sejak sebulan lalu. Sebelum hilang, remaja ini sempat izin lari pagi kepada orang tuanya sampai kemudian tidak kunjung kembali.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Izin Lari Pagi, Siswi SMA di Garut Hilang
Ilustrasi garis polisi. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Sagita Dewi (16), seorang siswi SMA di Garut dinyatakan hilang sejak sebulan lalu. Sebelum hilang, remaja ini sempat izin lari pagi kepada orang tuanya sampai kemudian tidak kunjung kembali.

Ayah Sagita Dewi, Jajang Majid mengatakan bahwa ia tinggal di wilayah Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Anaknya mulai hilang sejak Senin, 22 Mei 2023.

"Anak saya masih kelas 1 SMA. Pas hari itu anak saya pamit untuk lari pagi sekitar pukul 04.30, tapi sampai sekarang ternyata belum juga pulang ke rumah," kata Jajang, Selasa (20/6).

Karena anaknya belum juga pulang, Jajang mengaku sangat khawatir. "Awalnya sempat menyangka main dulu ke rumah teman, tapi ternyata ditunggu sampai sore belum pulang juga," ungkapnya.

Setelah itu, diakui Jajang, ia bersama keluarga lainnya sempat berinisiatif untuk melakukan pencarian.

Sejumlah tempat sempat didatanginya, mulai rumah teman hingga ke luar kota tempat kerabatnya tinggal, namun rupanya Sagita belum juga ditemukan.

Ia menyebut bahwa anaknya sangat jarang sekali meninggalkan rumah. Sehari-hari, Sagita lebih banyak bermain ponsel di dalam kamarnya setelah sekolah.

"Berangkat sekolah saja diantar jemput, setiap hari. Kalau dihitung sejak hilang, sampai hari ini sudah mau satu bulan. Kami bingung, tak tahu harus mencari ke mana lagi," sebutnya.
Karena Sagita belum juga ditemukan, Jajang mengaku bahwa ia sudah melaporkan hal itu ke Polres Garut pada Senin, 19 Mei 2023. Ia berharap dengan laporan tersebut anaknya bisa segera ditemukan dalam kondisi sehat, baik, dan kembali ke rumah.

"Semoga pihak kepolisian bisa membantu kami untuk menemukan Sagita," pungkasnya.

Rekomendasi