Pasangan pengantin di Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dikagetkan dengan kedatangan dua orang perempuan yang datang ke acara pernikahan mereka untuk menagih utang. Video aksi kedua perempuan itu beredar di TikTok.
Video yang berdurasi 1,12 menit itu diunggah di akun @ayuwes_ dua hari ke belakang. Di dalam video, seorang perempuan di depan dan satunya lagi melakukan perekaman diketahui antre untuk bersalaman dengan kedua mempelai.
Dalam video dijelaskan bahwa kedatangannya ke undangan bukan untuk memberikan selamat, melainkan untuk menagih utang. Saat keduanya sampai untuk bersalaman, keduanya pun setelah mengucapkan selamat langsung mempertanyakan urusan utangnya.
"Wilujeng nya. Kumaha urusanana ieu teh, bade dilanjut apa kumaha? (Selamat ya. Bagaimana urusannya ini, mau dilanjut atau bagaimana?)," kata salah seorang perempuan dalam video tersebut.
Advertisement
Mendapat pertanyaan tersebut, sang pengantin wanita sempat membisikan sesuatu kepada pasangannya. Sampai kemudian pengantin pria pun mengatakan agar hal tersebut diobrolkan di belakang saja.
Berdasarkan penelusuran, diketahui resepsi pernikahan itu digelar pada Senin (19/6). Lokasinya di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Pengunggah video tersebut diketahui bernama Ayu Wulansari (25).
Saat dihubungi wartawan, Ayu menyebut bahwa pengantin perempuan yang ada di video tersebut memiliki utang kepadanya. Utang tersebut berawal dari arisan online yang digelar dan diikutinya di tahun 2020.
“Awalnya arisannya lancar sampai selesai dan kemudian buka lagi slot arisan baru. Saya ikutan lagi karena percaya, namun setelah yang ikutannya banyak, Juli 2022 diumumkan arisannya berhenti,” sebutnya.
Advertisement
Sebelum menagih di acara nikahan, Ayu mengaku berulang kali menanyakan kejelasan uang yang sudah masuk, namun si pengutang seakan lepas dari tanggung jawab. Alasannya iuran peserta arisan lainnya yang macet. Jumlah uangnya yang belum dibayarkan, diakuinya mencapai Rp18 juta.
“Kalau sama uang admin sepertinya lebih. Belum dengan member lain, mungkin sampai ratusan juga," ucapnya.
Ayu mengaku sempat mendatangi kamar kost yang ditinggali, bahkan orang tuanya juga. Hal itu dilakukannya karena ia mengenal sang pengantin sejak masih sekolah, tepatnya adik kelas Ayu ketika duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Menurut Ayu, pribadi sang pengantin perempuan dikenalnya baik.
“Tapi mungkin uangnya terpakai jadi bingung balikinnya," ungkapnya.
Kedatangannya ke hajatan, berawal karena belum ada kejelasan yang diterimanya. Itu pun setelah dirinya menerima banyak pesan di whatsapp yang menyebut bahwa yang bersangkutan akan melangsungkan pernikahan.
"Ya sudah saya datang dengan member lain, karena rumah dia juga masih dekat di Ciawi. Kemarin aku sebenarnya tidak diundang. Jadi tamu tak diundang,” sebutnya.
Kedatangannya ke pernikahan untuk menagih ternyata tidak belum membuahkan hasil sehingga video tersebut pun diunggah di media sosial. Harapannya agar sang pengantin segera membayar utangnya sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang lain.
Setelah ia datang ke hajatan, sang pengantin hingga saat ini masih belum bisa dihubungi. Ayu juga mengaku sudah malas mencarinya ke rumah karena yang seharusnya datang adalah yang bersangkutan, bukan dirinya.
“Saya sudah lapor ke polsek, tapi kayaknya urusan uang agak sulit. Katanya harus laporan ke Polda, karena member di mana-mana," pungkasnya.