Puluhan buruh kenang Marsinah di Gedung Sate

Marsinah hanyalah salah satu contoh kasus buruh yang terbengkalai tanpa ada tindak lanjut dari pemerintah.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Puluhan buruh kenang Marsinah di Gedung Sate
Kasus Marsinah. merdeka.com/dwi narwoko

Puluhan buruh mengatasnamakan Konfederasi Serikat Nasional (KSN) menggelar aksi renungan untuk mengenang Marsinah, pejuang buruh yang tewas pada 8 Mei 1993 silam. Buruh yang didominasi kaum perempuan itu melakukannya di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/5) malam.Puluhan massa menyalakan lilin, yang kemudian melingkari lilin-lilin yang menyinari wajah Marsinah di dalam foto berbingkai yang mereka bawa. Selain foto, beberapa poster pun terpampang dengan beberapa tulisan yang diantaranya 'Usut Tuntas Kematian Marsinah' dan 'Marsinah! Pahlawan Buruh Indonesia.'"Marsinah adalah simbol buruh. Kami meminta untuk usut tuntas kasus yang menimpa Marsinah kawan kita," teriak koordinator aksi Cep Hermawan kepada wartawan di depan Gedung Sate, Bandung.Menurutnya, Marsinah hanyalah salah satu contoh kasus buruh yang terbengkalai tanpa ada tindak lanjutnya."Di sini kami jelas meminta hentikan kekerasan penangkapan dan kekejaman terhadap aktivis buruh," ujarnya.Marsinah sendiri diketahui adalah seorang karyawati PT Catur Putera Surya yang aktif dalam unjuk rasa buruh. Dia ditemukan tewas pada 8 Mei 1993 silam."Sudah hampir 20 tahun kasus Marsinah tidak ada tindak lanjutnya. Kami sebagai kawan buruh meminta stop kekerasan terhadap kaum buruh," tandasnya.

Rekomendasi