Polres Cianjur Prioritaskan Pencegahan dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026
Satlantas Polres Cianjur mengedepankan edukasi dan sosialisasi dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026 untuk tingkatkan kesadaran berlalu lintas dan tekan angka kecelakaan di wilayah Cianjur.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat, tengah gencar melaksanakan Operasi Keselamatan Lodaya 2026. Operasi ini memprioritaskan upaya pencegahan dibandingkan penindakan, dengan tujuan utama meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di Cianjur. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa sekitar 40 persen dari total kegiatan operasi ini difokuskan pada sosialisasi dan edukasi. Sosialisasi tersebut menyasar berbagai kalangan masyarakat, baik yang terorganisir maupun tidak terorganisir, termasuk mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman pentingnya keselamatan berkendara.
Sementara itu, penindakan terhadap pelanggar lalu lintas dilakukan melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Hal ini menandai pergeseran dari tilang manual, dengan harapan dapat menekan angka kecelakaan, terutama yang menyebabkan korban jiwa, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Cianjur.
Fokus Edukasi dan Sosialisasi untuk Kesadaran Lalu Lintas
Dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Polres Cianjur secara konsisten mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan mendatangi berbagai lokasi dan kelompok masyarakat, termasuk sekolah-sekolah, untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas secara langsung.
Pendekatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan pengendara dan masyarakat umum mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran, diharapkan akan terjadi perubahan perilaku positif yang berkelanjutan di jalan raya.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menegaskan bahwa memperbanyak sosialisasi merupakan strategi kunci. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat, khususnya para pengendara, sehingga angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Cianjur dapat terus menurun secara signifikan.
Penindakan Pelanggaran Melalui ETLE dan Ramp Check
Meskipun fokus utama adalah pencegahan, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas tetap dilakukan secara tegas namun modern. Polres Cianjur mengimplementasikan sistem tilang elektronik (ETLE) dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026, menggantikan metode tilang manual.
Selain itu, dalam rangka persiapan Operasi Ketupat, Satlantas Polres Cianjur juga melaksanakan pemeriksaan kendaraan umum atau ramp check. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan kendaraan dan pengemudi, khususnya angkutan umum, sebelum digunakan secara massal.
Dari hasil ramp check yang dilakukan di Terminal Pasirhayam, sejumlah pelanggaran ditemukan. Pelanggaran tersebut mencakup:
- Beberapa bus umum yang masa uji KIR-nya sudah habis, sehingga dikembalikan ke garasi.
- Beberapa pengemudi belum mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM), sehingga dilarang melanjutkan perjalanan.
Pemeriksaan ini melibatkan berbagai instansi terkait seperti Satlantas, Satnarkoba, Dokkes, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur.
Evaluasi dan Harapan Menurunnya Angka Kecelakaan
Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, dimulai dari tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Data jumlah pelanggaran yang terekam melalui sistem ETLE akan diakumulasikan dan diumumkan setelah operasi selesai, tepatnya pada tanggal 15 Februari.
Pengumuman ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk menentukan efektivitas operasi dan merumuskan langkah-langkah selanjutnya dalam upaya peningkatan keselamatan lalu lintas. Ini juga menjadi tolok ukur kesadaran masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.
Melalui berbagai langkah persuasif, edukatif, dan penindakan berbasis teknologi ini, Polres Cianjur berharap dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang mengakibatkan korban jiwa. Peningkatan kesadaran dan disiplin masyarakat menjadi kunci utama untuk mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Cianjur.
Sumber: AntaraNews