Perampok Sadis Kalungkan Celurit ke Wanit Pembeli Ayam Goreng, Handphone Korban Digasak
Pelaku menggunakan topi dan penutup kepala yang berbicara dengan penjaga toko seolah akan membeli ayam goreng.
Perampok bersenjata tajam mengalungkan celurit ke remaja wanita saat menunggu pesanan ayam goreng di gerai D’besto Pamulang. Atas kejadian itu, telepon selular milik pembeli ayam goreng berhasil digasak pelaku.
Dari rekaman video viral memperlihatkan dua penjaga ayam goreng cepat saji sedang melayani pesanan pembeli. Dari depan etalase toko terdapat dua wanita muda diduga sedang menunggu pesanan ayam goreng yang dipesan.
Sambil menunggu pesanan selesai, nampak dua wanita pembeli asik memainkan handphone. Hingga kemudian datang seorang pemuda dengan menggunakan topi dan penutup kepala yang berbicara dengan penjaga toko seolah akan membeli ayam goreng.
“Pakai dana bisa engga,” ujar pria bertopi dengan penutup kepala.
“Bisa bang, itu scan di situ,” ujar penjaga gerai ayam goreng.
Viral di Media Sosial
Bukan menscan barcode pembayaran, pelaku yang terekam berjalan ke arah korban kemudian tiba-tiba terlihat mengeluarkan celurit dari dalam sweater dan langsung mengalungkan senjata tajam ke leher korban.
“Bang-bang, abang-abang,” teriak wanita yang dikalungkan celurit oleh pelaku.
“Hp, hp,” kata pelaku.
Sementara dua penjaga gerai juga ikut berlari menjauh dari pelaku dan dua korban. Setelah berhasil menggasak handphone korban pelaku langsung berlari meninggalkan gerai ayam goreng tersebut.
Dari unggahan media sosial @jakartaselatan24jam menyebutkan bahwa kejadian tersebut belum jelas detil tempat kejadian tersebut.
“Lokasi kejadian belum diketahui informasi yang mimin terima ada dua versi, ada yang menyebut kejadian terjadi di Tegal Parang, Jakarta Selatan dan informasi lain menyebut kejadian di Pamulang, Tangsel,” tulis keterangan dalam unggahan media sosial tersebut.
Polisi Turun Tangan
Sementara Kapolsek Pamulang Kompol Widya Agustino membantah adanya peristiwa tersebut di wilayah hukum Polsek Pamulang.
“Nihil kejadian. Kejadian seperti dinarasikan tersebut tidak ada di Pamulang. Enggak tahu di tempat lain,” kata Widya dikonfirmasi, Jumat (6/6).
Dia memastikan jajaran tim opsnal Polsek telah bergerak mencari TKP yang dinarasikan sebagai tempat kejadian perkara. Namun, dari hasil penelusuran tim ke lapangan dan berkoordinasi dengan manajemen D besto lokasi kejadian seperti dalam video viral tidak terjadi di wilayah Pamulang.