Kondisi SD di Sumut pasca-banjir: Anak-anak Telah Kembali Bersekolah
Kegiatan belajar mengajar di beberapa Sekolah Dasar (SD) di Sumatera Utara telah dilanjutkan setelah terhentinya dampak bencana banjir.
Di SD Negeri 101305 Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, suasana telah berubah secara signifikan. Jika dua bulan lalu sekolah ini dilanda banjir yang mengakibatkan genangan lumpur, kini halaman sekolah kembali hidup dengan kehadiran siswa-siswi, guru, serta lalu lintas sepeda motor orang tua yang mengantar anak-anak mereka di pagi hari.
Perubahan yang positif ini juga terlihat saat upacara bendera diadakan oleh siswa, guru, dan personel TNI di halaman sekolah. Area yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana kini telah dibersihkan dan kembali berfungsi sebagai pusat aktivitas pendidikan.
SDN 101305 Bandar Tarutung sempat mengalami dampak serius dari banjir besar yang terjadi pada November 2025, di mana air merendam ruang kelas dan merusak berbagai perlengkapan sekolah, sehingga kegiatan belajar mengajar harus dihentikan dan dipindahkan ke tenda darurat. Setelah banjir surut, lingkungan sekolah dipenuhi lumpur, tetapi kini telah kembali normal.
TNI Kerahkan Prajurit untuk Membantu Membersihkan dan Memperbaiki Sekolah
Agar anak-anak dapat belajar dengan optimal, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan prajurit dari Kodam I/Bukit Barisan untuk membantu proses pembersihan dan perbaikan sekolah-sekolah. Dengan demikian, anak-anak kini bisa kembali melanjutkan pendidikan mereka.
"Terima kasih, Bapak tentara. Kami sudah bisa sekolah kembali," ungkap salah satu siswa SD dengan penuh rasa syukur.
Rehabilitasi sekolah-sekolah pascabencana yang terjadi di Sumatra menjadi salah satu fokus utama pemerintah, sehingga kegiatan belajar-mengajar dapat segera dilaksanakan kembali.
"Saya berharap agar perhatian diberikan kepada sekolah-sekolah dari puskesmas dan rumah sakit agar dapat berfungsi kembali secepat mungkin," kata Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi yang berlangsung awal tahun ini.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk mempercepat proses pemulihan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan bahwa negara harus hadir untuk rakyat dalam menghadapi masa-masa sulit bersama-sama.