Kemenhaj Pastikan 1.751 Calon Haji Sulteng Siap Berangkat Mei 2026
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tengah memastikan 1.751 Calon Haji Sulteng siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada Mei 2026, dengan seluruh persiapan telah mencapai 100 persen.
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tengah (Sulteng) telah mengonfirmasi kesiapan 1.751 calon haji asal Sulteng untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci. Keberangkatan para calon haji ini dijadwalkan pada Mei 2026 mendatang. Seluruh persiapan keberangkatan jamaah telah rampung sepenuhnya, menunjukkan komitmen Kemenhaj dalam melayani masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sulteng, Muchlis Aseng, menyatakan bahwa persiapan keberangkatan jamaah calon haji asal Sulteng telah mencapai 100 persen. Pernyataan ini disampaikan Muchlis di Palu pada hari Senin. Kesiapan ini mencakup berbagai aspek penting demi kelancaran perjalanan ibadah haji.
Muchlis Aseng juga menegaskan bahwa seluruh dokumen perjalanan jamaah, termasuk visa, telah selesai diproses oleh pihaknya. Hal ini memastikan tidak ada kendala administratif menjelang waktu keberangkatan. Jamaah Calon Haji Sulteng diharapkan dapat fokus pada persiapan fisik dan mental.
Persiapan Matang Dokumen dan Keberangkatan Calon Haji Sulteng
Seluruh visa jamaah calon haji telah terbit, dicetak, dan diselipkan di paspor masing-masing. Proses ini merupakan langkah krusial dalam memastikan legalitas perjalanan ibadah haji. Dokumen-dokumen penting tersebut selanjutnya akan dibawa ke embarkasi untuk diserahkan kepada jamaah saat keberangkatan.
Muchlis Aseng menjelaskan bahwa dokumen perjalanan ini akan menjadi bekal utama bagi para jamaah. Penyerahan di embarkasi dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban administrasi. Seluruh jamaah calon haji asal Sulawesi Tengah dipastikan dalam kondisi siap diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kemenhaj Sulteng juga menjamin bahwa kondisi geopolitik di Timur Tengah tidak akan memengaruhi rencana keberangkatan jamaah. Muchlis menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan jamaah tetap terjamin selama eskalasi tidak berdampak langsung. Jaminan ini memberikan ketenangan bagi para calon haji dan keluarga mereka.
Rincian Jumlah Jamaah dan Fasilitas Pendukung
Pada musim haji 2026, Sulawesi Tengah akan memberangkatkan sebanyak 1.751 calon haji. Jumlah ini terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 9-BPN hingga Kloter 13-BPN. Pembagian kloter ini bertujuan untuk mengatur arus keberangkatan jamaah secara efisien.
Kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 7 Mei dan akan diberangkatkan menuju Embarkasi Balikpapan pada 8 Mei. Jadwal yang terstruktur ini membantu kelancaran proses keberangkatan. Asrama Haji Sulteng mampu menampung sekitar 400 orang, cukup untuk satu kloter yang berjumlah sekitar 360 orang.
Muchlis Aseng menyebutkan bahwa jumlah jamaah pada musim haji tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Dari kuota awal 1.753 orang, terdapat mutasi keluar sebanyak 19 orang dan mutasi masuk 17 orang, sehingga total menjadi 1.751 orang. Kloter 13 nantinya juga akan bergabung dengan sebagian jamaah dari Kalimantan Timur.
Imbauan Kesehatan dan Jaminan Keamanan bagi Calon Haji Sulteng
Terdapat sekitar 351 calon haji lanjut usia, yang merupakan sekitar 20 persen dari total jamaah Calon Haji Sulteng. Calon haji tertua berusia 93 tahun berasal dari Kota Palu. Kemenhaj memberikan perhatian khusus kepada jamaah lansia untuk memastikan kenyamanan mereka selama perjalanan ibadah.
Muchlis Aseng mengimbau seluruh jamaah calon haji untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri secara fisik maupun mental menjelang keberangkatan. Kesehatan menjadi faktor sangat penting saat menjalankan ibadah haji yang membutuhkan stamina prima. Imbauan ini ditekankan demi kelancaran ibadah seluruh jamaah.
Jamaah tidak perlu khawatir terhadap isu yang berkembang terkait kondisi di Timur Tengah. Kemenhaj terus memantau situasi dan memastikan keamanan. Prioritas utama adalah keselamatan dan kenyamanan seluruh jamaah Calon Haji Sulteng selama menunaikan rukun Islam kelima.
Sumber: AntaraNews