Kecelakaan Maut Lampung Selatan: Dua Orang Tewas Usai Truk Tabrak Truk di Jalinsum
Dua orang tewas dalam kecelakaan maut Lampung Selatan yang melibatkan dua truk di Jalan Lintas Sumatera, diduga akibat rem blong.
Kecelakaan maut yang melibatkan dua kendaraan truk terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, pada Rabu. Insiden tragis ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, memicu keprihatinan mendalam. Kepolisian Resor Lampung Selatan kini tengah menangani kasus tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut dan mencari tahu penyebab pasti.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan, Iptu I Made Agus Dwi Dayana, mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan fatal ini. Truk boks berpelat nomor B 9118 KXR diduga mengalami masalah serius pada sistem pengereman, yang menjadi faktor krusial.
"Diduga sistem pengereman truk boks warna putih tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga terjadi kecelakaan," ujar Iptu I Made Agus Dwi Dayana. Pernyataan ini menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin kondisi kendaraan sebelum beroperasi di jalan raya.
Kronologi Tabrakan Maut di Jalinsum
Peristiwa nahas ini bermula ketika sebuah truk Fuso berwarna hijau dengan pelat nomor BE 8523 AUG sedang mengalami kerusakan teknis. Kendaraan besar tersebut kemudian berhenti di pinggir jalan untuk dilakukan perbaikan darurat oleh beberapa orang.
Saat perbaikan sedang berlangsung di sisi jalan, tiba-tiba sebuah truk boks warna putih bernomor polisi B 9118 KXR melaju kencang. Truk boks tersebut bergerak dari arah Bakauheni menuju Bandarlampung tanpa hambatan yang berarti sebelumnya.
"Diduga sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dan menabrak bagian belakang truk Fuso," jelas Iptu I Made Agus Dwi Dayana, menggambarkan situasi kritis tersebut. Benturan keras tak terhindarkan antara kedua kendaraan besar ini, menciptakan suara dentuman yang mengejutkan.
Tabrakan ini menyebabkan kerusakan parah pada bagian belakang truk Fuso dan bagian depan truk boks. Insiden ini juga menunjukkan betapa cepatnya sebuah kelalaian kecil dapat berujung pada tragedi besar di jalan raya.
Dampak Korban dan Imbauan Keselamatan Berkendara
Akibat dari kecelakaan tragis ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) secara langsung. Sementara itu, dua korban lainnya yang mengalami luka-luka segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis intensif dan penanganan lebih lanjut.
"Ada empat orang yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Dua orang meninggal dunia di tempat dan dua orang lainnya sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," kata Iptu I Made Agus Dwi Dayana, menjelaskan jumlah korban. Prioritas utama saat ini adalah memastikan semua korban mendapatkan perawatan yang layak.
Menyikapi insiden memilukan ini, pihak kepolisian melalui Iptu I Made Agus Dwi Dayana kembali mengimbau seluruh pengendara. Penting sekali untuk selalu memastikan kondisi kendaraannya laik jalan dan prima sebelum memulai perjalanan jauh, terutama di jalur padat seperti Jalinsum.
Pengendara harus memastikan seluruh sistem kendaraan berfungsi dengan baik, termasuk sistem pengereman, lampu, dan ban. Selain itu, pengemudi juga harus dalam kondisi fisik yang sehat, tidak mengantuk, dan selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang bisa memengaruhi kondisi jalan.
Kepatuhan terhadap peraturan serta rambu-rambu lalu lintas juga menjadi kunci utama untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama yang harus dipegang teguh oleh setiap pengguna jalan.
Sumber: AntaraNews