Kebakaran Kios Kayu Sukahaji Bandung: 18 Jongko Pedagang Hangus Dilalap Api
Sebanyak 18 kios pedagang kayu di Jalan Terusan Pasir Koja, Sukahaji Bandung, kembali dilalap si jago merah pada Selasa malam. Insiden kebakaran kios kayu Sukahaji Bandung ini menghanguskan puluhan jongko dan merupakan kejadian berulang di lokasi yang sam
Kobaran api kembali melanda kawasan pedagang kayu di Jalan Terusan Pasir Koja, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan setidaknya 18 kios yang menjual palet kayu hangus terbakar.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung segera merespons laporan warga dengan mengerahkan personel dari UPT Selatan. Petugas berupaya keras memadamkan api yang dengan cepat merambat karena material kayu yang mudah terbakar.
Meskipun kerugian material ditaksir cukup besar, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Kejadian ini menjadi perhatian mengingat lokasi tersebut pernah mengalami peristiwa serupa beberapa waktu lalu.
Kronologi dan Penanganan Kebakaran
Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar, salah satunya bernama Asep, yang melihat kobaran besar berasal dari salah satu jongko. Menurut keterangan Asep, api bermula dari jongko milik Cepi dan dengan cepat menyebar ke kios-kios palet di sisi kiri dan kanannya.
Warga yang panik segera menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui nomor darurat DPMKP Kota Bandung. Respons cepat dari DPMKP memungkinkan pengerahan 16 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian untuk menanggulangi api yang semakin membesar.
Kepala Bidang Pemadaman DPMKP Kota Bandung, Leonard, menjelaskan bahwa timnya fokus untuk menyekat api agar tidak meluas ke area sekitar. Upaya ini penting untuk mencegah dampak yang lebih parah, terutama mengingat padatnya permukiman di sekitar Jalan Terusan Pasir Koja.
Proses pemadaman menghadapi tantangan signifikan karena material utama yang terbakar adalah kayu. Sifat kayu yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan dan memerlukan penanganan ekstra dari petugas di lapangan.
Dampak dan Kerugian Insiden
Data sementara menunjukkan bahwa sekitar 18 kios palet kayu dengan luas kurang lebih 120 meter persegi hangus terbakar. Sebagian besar kios tersebut dalam kondisi kosong saat kejadian, sehingga tidak ada aktivitas yang membahayakan nyawa.
Leonard menyatakan bahwa total kerugian akibat kebakaran kios kayu Sukahaji Bandung ini masih dalam proses pendataan. Namun, melihat jumlah kios yang terbakar dan jenis materialnya, kerugian ditaksir mencapai angka yang tidak sedikit.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden kebakaran ini. Fokus utama petugas adalah memastikan keselamatan warga sekitar dan meminimalkan dampak lebih lanjut dari kebakaran.
Kios-kios yang terbakar sebagian besar menjual kayu palet, yang merupakan bahan baku industri dan konstruksi. Hilangnya stok material ini tentu akan berdampak pada para pedagang yang mencari nafkah di lokasi tersebut.
Insiden Berulang di Lokasi Sama
Kebakaran di Sukahaji Bandung ini bukan kali pertama terjadi di lokasi yang sama. Peristiwa serupa pernah melanda area ini pada Selasa, 28 Oktober lalu, yang kala itu menghanguskan sekitar 12 kios pedagang kayu.
Kejadian berulang ini menimbulkan pertanyaan tentang langkah-langkah pencegahan kebakaran yang lebih efektif di area tersebut. Material kayu yang menumpuk di kios-kios menjadi faktor risiko tinggi yang perlu diwaspadai.
Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat mengevaluasi penyebab dan mengambil tindakan preventif. Hal ini penting untuk mencegah terulangnya kembali insiden kebakaran yang merugikan para pedagang dan masyarakat sekitar.
Meskipun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, pola kejadian berulang ini mengindikasikan perlunya perhatian lebih terhadap tata kelola dan keamanan di kawasan perdagangan material kayu.
Sumber: AntaraNews