Car Free Day Kedua di Depok, Toilet Umum untuk Warga Masih jadi PR
Kota Depok menggelar hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) kedua di Jalan Margonda.
Kota Depok menggelar hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) kedua di Jalan Margonda. Pemerintah Kota Depok memutuskan mengunakan dua jalur selama CFD. CFD menutup dua ruas jalan Margonda, mulai dari Balai Kota Depok sampai perempatan Jalan Juanda.
Rutenya diperpanjang dengan menambah hingga kawasan Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) sehingga mencapai 4 KM. Wali Kota Depok, Supian Suri dan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah kembali ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Masih ada sejumlah evaluasi dalam CFD di pekan kedua. Salah satunya belum tersedia toilet umum portable. Namun hal itu tidak mengurangi antusias warga untuk olahraga di akhir pekan.
"Sampai saat ini kita memang belum sampai sana. Insya Allah mudah-mudahan jadi evaluasi juga kita ke depan, karena kita menganggap hari ini dengan Car Free Day alhamdulillah toko-toko bisa buka lebih awal, sehingga fasilitas-fasilitas terhadap toilet ini juga bisa difasilitasi oleh toko-toko yang buka dari awal," kata Supian kepada wartawan, Minggu (11/5).
Supian mengatakan, keputusan untuk menambah jarak rute CFD dan menggunakan dua jalur dilakukan setelah ada kajian bersama dengan Satuan Lalulintas Polres Metro Depok dan Dinas Perhubungan Kota Depok. Kebijakan tersebut pun disambut baik oleh warga yang sudah lama menginginkan CFD di Jalan Margonda.
“Hasil evaluasi yang kemarin saya sampaikan bahwa hasil evaluasi bersama teman-teman Polres dan Dinas Perhubungan, dan pihak-pihak yang memang jadi bagian dari penyelenggaran kegiatan Car Free Day, Alhamdulillah kita memutuskan pekan ini menggunakan dua jalur, dan ditambah dengan jalur Arif Rahman Hakim. Jadi dari sisi ketentuan, untuk warga yang di atas 1 juta, minimal 4 kilometer ketentuan ini sudah bisa kita penuhi,” ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap memberikan ruang untuk situasi kedaruratan untuk kendaraan bisa tetapn melintas seperti ambulans dan unit pemadam kebakaran. Selain itu, pihaknya tetap mengizinkan BisKita dan Damri menuju bandara melintas.
"Kita masih tetap memberikan ruang buat kendaraan tertentu emergency dan kendaraan yang memang diharuskan masih tetap kita fasilitasi, mungkin teman-teman masih bisa melihat ada bis termasuk BisKita di dalamnya,” tukasnya.
Rekayasa Lalu Lintas
Dia menyatakan, penutupan jalur Margonda membuat pengendara harus mencari alternatif jalan. Pengalihan arus lalu lintas telah diterapkan untuk mengantisipasi kemacetan. CFD digelar mulai pukul 06.00 sampai 09.00 di hari Minggu.
“Ya kita pengalihan arus sudah kita sosialisasikan dan pastinya mungkin akan tetap akan ada kemacetan ya di titik-titik pengalihan arus. Untuk itu sekali lagi saya mohon maaf buat warga Depok yang terganggu dengan kebijakan yang kita ambil untuk Car Free Day," tutur Supian.
Terkait dengan masih adanya pedagang kaki lima (PKL), Supian menuturkan pihaknya akan terus melakukan evaluasi. Pemkot Depok menyediakan lokasi khusus untuk UMKM berjualan.
Di sisi lain, pihaknya juga tidak ingin menutup kesempatan pedagang lain yang berjualan di luar area yang telah ditentukan namun diimbau mereka mematuhi aturan yang ada.
"Kami tidak menutup orang untuk berjualan atau mencari nafkah melalui pedagang dengan kegiatan Car Free Day, tapi saya minta pemahamannya bahwa tidak mengganggu jalur yang memang digunakan untuk masyarakat berolahraga," tutup dia.