Bikin Resah, Pria di Maros Ancam Pengendara Pakai Busur di Depan SPPG Marusu
Ia menyebut lokasi video tersebut di depan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Marusu.
Video seorang pria mengenakan jaket dan helm hitam mengancam pengendara dan polisi lalu lintas (polantas) dengan menggunakan busur di Jalan Poros Maros-Makassar, Kecamatan Marusu, viral di media sosial. Kepolisian Resor Maros msaih memburu pelaku, meski sudah mengamankan kendaraannya.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Maros Ajun Komisaris Ahmad mengatakan video tersebut terjadi pada Kamis (9/4). Ia menyebut lokasi video tersebut di depan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Marusu.
"Kejadiannya kemarin (Kamis) pagi di jalan poros Marusu," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Jumat (10/4).
Dalam Pengejaran
Ahmad mengaku sampai saat ini pelaku belum ditangkap dan masih dalam pengejaran. Meski demikian, motor milik pelaku sudah diamankan.
"Kita sudah tahu identitas pelakunya. Tapi sampai saat ini pelaku masih dikejar sama anggota," kata Ahmad.
Ahmad memastikan tidak ada korban baik pengendara maupun warga. Meski demikian, tindakan pelaku membuat khawatir warga dan juga pengandara.
"Tidak ada korban yang terkena busurnya," ucapnya.
Kasus Busur
Sementara itu, Kepala Polres Maros Ajun Komisaris Besar Douglas Mahendrajaya mengatakan pihaknya sudah memerintahkan kepada jajarannya untuk menyikapi kasus busur yang dikeluhkan oleh masyarakat. Ia menyebut sudah meminta agar meningkatkan patroli demi pencegahan.
"Kami pihak kepolisian di Maros menyikapi beberapa hal yang viral mungkin dengan adanya busur-busur. Kami akan meningkatkan patroli kami dan juga akan menginformasikan pada seluruh jajaran untuk mewaspadai terjadinya kembali aksi-aksi serupa," kata Douglas.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk langsung menghubungi kepolisian jika melihat adanya tindak pidana seperti geng motor ataupun pencurian.
"Kami memohon kepada masyarakat agar segera menginformasikan kepada kami apabila menemukan hal demikian. Bisa menghubungi melalui layaran 110. Kami pastikan anggota menuju ke TKP dan juga mengambil langkah-langkah," katanya.