Hindari Razia, Pemotor Terobos dan Serang Barisan Polisi di Depan Mapolres Bengkulu Tengah

Aksi tersebut terjadi saat hari pertama Operasi Patuh Nala 2025 dilakukan Satlantas Polres Bengkulu Tengah.

Yosephin Suci Wulandari
Hindari Razia, Pemotor Terobos dan Serang Barisan Polisi di Depan Mapolres Bengkulu Tengah
Hindari Razia, Pemotor Terobos dan Serang Barisan Polisi di Depan Mapolres Bengkulu Tengah (Merdeka.com)

Video seorang pemuda terlibat kejar-kejaran dengan sejumlah polisi beredar di media sosial. Aksi tersebut terjadi saat hari pertama Operasi Patuh Nala 2025 dilakukan Satlantas Polres Bengkulu Tengah.

Video tersebut beredar di media sosial facebook, TikTok dan instagram. Terlihat aksi tersebut terjadi di depan Mapolres Bengkulu Tengah pada Senin (14/7).

Dalam video tersebut terlihat seorang pria menggunakan helm berwarna putih dan jaket jeans mengeluarkan senjata tajam dan mengarahkan kepada sejumlah polisi bertugas.

Sontak polisi mengejar berusaha menangkap pria tersebut. Polisi kemudian menembakan senjata api ke arah udara untuk membuat pria tersebut takut.

Pria itu lalu berlari dan berusaha kabur dari polisi. Kejar-kejaran tak terhindarkan. Pria itu berlari ke arah kebun pisang dan bersembunyi hingga akhirnya ditangkap.

"Bisa terjadi bawa sesuatu itu. Bawa bawa bawa. Pisaunya sudah dibawa belum itu," kata seorang pria di dalam video tersebut.

Pemotor Terobos dan Serang Barisan Polisi di Depan Mapolres Bengkulu Tengah
Pemotor Terobos dan Serang Barisan Polisi di Depan Mapolres Bengkulu Tengah merdeka.com

Kasatreskrim Polres Bengkulu Tengah, AKP Junairi membenarkan aksi di jalan depan Polres Bengkulu Tengah itu.

Junairi mengatakan pria tersebut telah diserahkan ke Satuan Lalu Lintas kepada Satuan Reserse Kriminal.

"Benar, pria tersebut telah diserahkan ke Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan," kata Junairi saat dikonfirmasi.

Rekomendasi