Banjir Aceh Selatan Lumpuhkan Lintasan Aceh-Sumut, Ratusan Kendaraan Terjebak
Lintasan utama Aceh menuju Sumatera Utara di Aceh Selatan lumpuh total akibat luapan Sungai Lae Soeraya, menyebabkan ratusan kendaraan terjebak dan memicu kewaspadaan akan potensi bencana.
Akses transportasi vital yang menghubungkan Aceh dengan Sumatera Utara dilaporkan lumpuh total pada Sabtu, 29 November, akibat luapan air Sungai Lae Soeraya. Peristiwa ini terjadi di Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, membuat jalur nasional tersebut tidak dapat dilalui.
Kondisi ini menyebabkan Jembatan Ie Mirah yang merupakan bagian dari jalan nasional Tapaktuan-Medan terendam banjir, sehingga baik kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas. Luapan sungai yang signifikan ini telah mengganggu mobilitas warga dan distribusi barang di wilayah tersebut.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Selatan, Iptu Irawan, mengonfirmasi bahwa kelumpuhan akses ini telah menyebabkan antrean panjang kendaraan. Ratusan kendaraan dari arah Kota Subulussalam dan Tapaktuan terhenti, menunggu hingga kondisi jalan kembali normal.
Kondisi Terkini dan Dampak Kelumpuhan Lintasan
Luapan Sungai Lae Soeraya telah menyebabkan badan jalan tergenang air dengan ketinggian yang mengkhawatirkan. Diperkirakan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter, dan debit air terus menunjukkan peningkatan.
Iptu Irawan menjelaskan, "Jalan nasional Tapaktuan-Medan lumpuh total, tepatnya Jembatan Ie Mirah di Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Ruas jalan tersebut banjir dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat atau lebih." Situasi ini menimbulkan ketidakpastian kapan akses lintasan tersebut dapat berfungsi kembali.
Kelumpuhan ini berdampak langsung pada ratusan kendaraan yang terjebak di kedua sisi jalan yang terendam. Pengguna jalan diimbau untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan jika tidak mendesak, mengingat kondisi yang belum memungkinkan untuk dilalui.
Upaya Penanganan dan Imbauan Kewaspadaan Bencana
Menanggapi situasi darurat ini, aparatur kecamatan bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jalur yang tergenang. Camat Trumon Tengah, M Nazir, menyatakan bahwa ketinggian banjir di badan jalan kawasan Ladang Rimba terus meningkat, memerlukan perhatian serius.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Aceh Selatan, TNI, dan Polri telah bergerak cepat untuk membantu evakuasi warga yang melintas. Mereka menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi masyarakat yang terjebak atau membutuhkan bantuan melintasi genangan air.
M Nazir juga mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana melintasi jalan nasional Aceh-Sumatera Utara, khususnya di wilayah Kecamatan Trumon Tengah. "Kami mengimbau masyarakat berhati-hati melintas di wilayah Trumon Tengah karena ada banjir maupun potensi bencana lainnya, mengingat debit air luapan Sungai Lae Soeraya terus meningkat," ujarnya, menekankan potensi banjir dan longsor yang perlu diwaspadai.
Sumber: AntaraNews