Aktivitas Sesar Lembang Naik, Pemkot Cimahi Siapkan Langkah Mitigasi Bencana
Langkah ini, nantinya akan akan memengaruhi sistem mitigasi bencana, termasuk teknisnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, melalui perangkat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tengah menyiapkan langkah mitigasi bencana menyusul terjadinya peningkatan aktivitas Sesar Lembang dalam sepekan terakhir. Langkah ini bertujuan guna mengantisipasi dampak dari potensi bencana akibat fenomena tersebut.
"Jadi kami akan bersiaga, untuk lebih menyiagakan lagi unsur-unsur penanganan bencana secara keseluruhan di Kota Cimahi terkait dengan Sesar Lembang ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Cimahi, Fithriandy Kurniawan kepada wartawan, Kamis (21/8).
Dia mengatakan, pihaknya tengah mempertimbangkan untuk menaikkan status ke siaga bencana. Langkah ini, nantinya akan akan memengaruhi sistem mitigasi bencana, termasuk teknisnya.
"Iya, kesiapsiagaan akan naik satu level, di mana kita akan membuka posko khusus untuk bencana geologikal," ujarnya.
Imbau Masyarakat Tak Panik
Dia mengimbau agar masyarakat tidak panik. Kendati begitu, dia mengisyaratkan perlunya kesiagaan dengan menyiapkan langkah-langkah evakuasi mandiri maupun kelompok.
"Jangan panik tapi tetap waspada, kenali jalur evakuasi, respon terhadap gempa saat di dalam bangunan, dan lain-lain," tandasnya.
Sesar Lembang tercatat mengalami peningkatan aktivitas seismik dalam sepekan terakhir. Tiga kali gempa berskala kecil mengguncang wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi.
Gempa pertama terjadi pada Kamis (14/8) dengan kekuatan magnitudo 1,8. Aktivitas serupa kembali terulang pada Selasa (19/8) dengan magnitudo 2,3, lalu disusul gempa ketiga pada Rabu (20/8) dengan magnitudo 1,7.