5 Gunung Berapi Aktif di Indonesia yang Berpotensi Meletus
Gunung-gunung ini tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga menjadi perhatian masyarakat sekitar.
Indonesia dikenal sebagai negara dengan banyak gunung berapi aktif. Di antara ribuan gunung berapi, terdapat lima gunung berapi yang masih aktif dan berpotensi meletus. Artikel ini akan membahas kelima gunung tersebut, termasuk status aktivitas dan potensi bahaya yang ditimbulkan.
Gunung-gunung ini tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga menjadi perhatian masyarakat sekitar. Dengan pemantauan yang ketat, informasi mengenai aktivitas gunung berapi ini sangat penting untuk keselamatan warga. Mari kita simak lebih lanjut mengenai kelima gunung berapi aktif di Indonesia.
Berikut adalah daftar 5 gunung berapi aktif di Indonesia yang perlu diwaspadai:
1. Gunung Merapi
Gunung Merapi terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan ketinggian 2.930 meter di atas permukaan laut, Merapi dianggap sebagai gunung api paling aktif di Indonesia. Erupsinya terjadi dalam siklus pendek, biasanya setiap 2–5 tahun.
Status Gunung Merapi per 10 Oktober 2025 berada di level III atau siaga. Saat ini, Merapi masih mengalami erupsi efusif, yaitu keluarnya magma secara perlahan dalam bentuk lava dan material guguran.
2. Gunung Semeru
Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa yang terkenal sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Pada Rabu sore, 19 November 2025, Gunung Semeru kembali mengalami erupsi.
Status Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, meningkat dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas) pada pukul 17.00 WIB, 19 November 2025. Erupsi berupa awan panas masih berlangsung dengan jarak luncur sudah mencapai 7 km dari puncak.
3. Gunung Sinabung
Gunung Sinabung, bersama Gunung Sibayak di dekatnya, adalah dua gunung berapi aktif di Sumatera Utara. Pada 3 Januari 2021, Gunung Sinabung meletus dengan kolom abu setinggi 500 meter ke langit.
Status Gunung Sinabung masih berstatus siaga level 3. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di zona merah Gunung Api Sinabung untuk menghindari bahaya.
4. Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau terletak di Selat Sunda dan merupakan gunung api strato tipe A. Gunung ini dikenal selalu aktif dengan erupsi kecil yang terjadi setiap beberapa bulan.
Pada 28 November 2023, Gunung Anak Krakatau terpantau kembali erupsi dan statusnya Siaga Level Tiga. Masyarakat direkomendasikan untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 km dari kawah.
5. Gunung Kerinci
Gunung Kerinci, yang terletak di Provinsi Jambi, Sumatra, adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia dengan ketinggian mencapai 3.805 meter di atas permukaan laut. Gunung ini merupakan gunung berapi bertipe stratovolkano yang masih aktif hingga saat ini.
Berdasarkan pemantauan oleh Badan Geologi Indonesia, Gunung Kerinci termasuk dalam level aktivitas “Siaga” (level III). Potensi bahaya Gunung Kerinci saat ini berupa gas vulkanik konsentrasi tinggi serta lontaran batuan jika terjadi erupsi tiba-tiba.