3 Tersangka Tanam Ganja di Lahan Perhutani Sekitar Waduk Jatiluhur

Senin, 18 Februari 2019 19:03 Reporter : Purnomo Edi
3 Tersangka Tanam Ganja di Lahan Perhutani Sekitar Waduk Jatiluhur Polda DIY ungkap jaringan ganja. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Jajaran Polresta Yogyakarta mengungkap jaringan peredaran ganja. Dari pengungkapan tersebut, tiga orang tersangka ditangkap berinisial AS (22) yang merupakan warga Sleman, YAW (21) dan EY (42) yang merupakan warga Karawang, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda DIY mengungkapkan, penangkapan ketiga tersangka berawal saat jajaran Satresnarkoba Polresta Yogyakarta menangkap seorang mahasiswa berinisial AS pada 13 Februari 2019. Dari tangan AS, polisi mengamankan 101 paket ganja siap edar.

"Dari tersangka AS kami melakukan pengembangan kasus. Ganja yang didapat AS berasal dari seorang pemasok di daerah Karawang, Jawa Barat. Kami pun kemudian mengamankan YAW. Dari YAW ini kemudian mengarah kepada EY," ujar Yuliyanto, Senin (18/2).

Yuliyanto menerangkan dari EY diamankan pula puluhan paket ganja siap edar. Dari penyelidikan kemudian diketahui jika EY ternyata menanam pohon ganja. Pohon ganja ini ditanamnya di lahan Perhutani di sekitaran waduk Jatiluhur. EY diketahui menanam pohon ganja tanpa sepengetahuan Perhutani.

Guna mengelabuhi Perhutani, EY menanam pohon ganja di polybag. Kemudian untuk menyamarkan, pohon ganja ini ditanam di antara pohon pepaya dan tanaman sayur-sayuran lainnya.

"EY menanam 1083 batang (ganja). Ditanam di polybag. Satu polybag itu bisa ditanam 1, 2, 3 batang. Dari pengakuan EY, dia sudah menanam sejak September 2018 yang lalu," urai Yuliyanto.

Yuliyanto menambahkan dari ketiga tersangka pihaknya mengamankan sejumlah alat bukti. Alat bukti ini diantaranya 1.083 tanaman ganja dalam polybag, ratusan bungkus paket ganja, uang tunai Rp 250 ribu, dan dua buah handphone milik tersangka.

"Untuk tersangka AS dan YEW dijerat pasal 114 ayat 1 jo pasal 111 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp 10 M. Sementara untuk tersangka EY akan diancam hukuman seumur hidup dan denda Rp 13 M," pungkas Yuliyanto. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Ganja
  2. Kasus Narkoba
  3. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini