Seni Berdagang Hyundai
Cerita bos hyundai di ajang GIIAS 2025. Begini ceritanya.
"Selamat siang."
Ucapan dari Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer (COO) Hyundai Motors Indonesia itu memecah keriuhan di Booth Hyundai, ICE BSD, Jumat (1/8/2025). Khususnya di Media Room Hyundai.
Pak Frans, panggilan akrab COO Hyundai Motors Indonesia ini, masuk ke ruangan yang dipenuhi jurnalis dengan mengumbar senyum khasnya. Kontan saja, gelak tawa menyeruak dari segala penjuru ruangan, pasalnya, Pak Frans tampil berbeda dari biasanya.
Pak Frans yang biasa tampil rapi sesekali berbalut jas, kini berkemeja dengan apron yang talinya melingkar di leher dan pinggang.
"Kali ini giliran saya yang melayani teman-teman wartawan dan pengunjung di Booth Hyundai ini," kata Pak Frans.
Tangannya ternyata terampil membawa sejumlah wadah berisi kue tradisional Indonesia, seperti kue putu dan klepon. Satu persatu, wadah itu diberikan ke jurnalis di media room tersebut.
Tak hanya jurnalis, Pak Frans yang masih mengenakan apron itu juga menyambangi area tes drive Hyundai. Menyapa satu per satu peserta test drive produk Hyundai, seperti yang teranyar STARGAZER Cartenz and Cartenz X.
"Halo, saya Frans, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia. Gimana kesannya test drive Cartenz ini?" tanya Pak Frans ke peserta test drive produknya.
"Nyaman pak," balas pria yang masih di balik kemudi Cartenz itu.
Dia juga menyapa beberapa peserta lain dan sempat mengemudikan Cartenz yang berisi peserta test drive. Beberapa kali putaran, mereka keluar mobil dengan senyum dan tawa khas Frans diikuti tawa peserta yang jadi penumpangnya.
Menurut salah satu sales Hyundai yang enggan disebut namanya, cara Pak Frans tersebut berdampak positif. Beberapa peserta test drive, langsung mengajukan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan).
"Kebanyakan SPK tipe Cartenz X," jelas pria tersebut.
Cartenz X
Ajang GIIAS 2025 menjadi momen penting bagi Hyundai Motors Indonesia untuk memperkenalkan versi terbaru dari Hyundai Stargazer X, khususnya varian Cartenz dan Cartenz X. Sejak pertama kali dikenalkan ke publik, model ini langsung mendapat sambutan hangat dari konsumen.
Fransiscus Soerjopranoto, COO Hyundai Motors Indonesia, menyebutkan bahwa varian Cartenz berkontribusi sangat besar terhadap total pemesanan.
“Kalau SPK-nya nanti ditunggu ya, karena masih ada banyak kejutan. Tapi dibanding tahun lalu, perbedaannya hanya sedikit, sekitar 5 persen saja. Yang pasti, sekitar 50% dari total SPK datang dari varian Cartenz,” ungkap Frans.
Wajah Baru, Sambutan Baru
Salah satu yang paling menarik perhatian dari Stargazer Cartenz terbaru adalah perubahan besar pada sisi eksterior. Desain depan dan belakang yang kini tampil lebih agresif dan modern ternyata bukan tanpa alasan. Hyundai mendesain ulang tampilan luar ini sebagai bentuk respon atas masukan dari konsumen yang diterima sejak tahun 2022.
“Kurang lebih ada 18% konsumen yang sebelumnya merasa desain tampilan depan maupun belakang Stargazer itu kurang cocok. Nah, 18% itu jadi dasar kami untuk melakukan penyempurnaan. Desain yang sekarang, baik di Cartenz maupun Cartenz X, adalah jawaban dari kritik tersebut,” jelas Frans.
Salah satu fitur unggulan yang sangat diapresiasi adalah Smart Cruise Control dengan teknologi Stop and Go. Fitur ini sangat membantu terutama saat menghadapi kondisi jalanan kota yang padat merayap.
“Fitur ini sangat berguna untuk konsumen di Indonesia, yang sering menghadapi kemacetan. Dengan Smart Cruise Control Stop and Go, kaki tidak perlu pegal terus-terusan menginjak gas dan rem. Misalnya saat naik turun ke Puncak, yang bisa makan waktu 6 jam, fitur ini benar-benar bantu pengemudi lebih rileks,” terang Frans.
Teknologi ini tak hanya meningkatkan kenyamanan, tapi juga membuat Stargazer X Cartenz makin kompetitif di kelasnya, menjawab kebutuhan keluarga modern yang ingin mobil dengan fitur pintar, aman, dan tetap stylish.
Lebih dari Sekadar Penjualan
Kehadiran Stargazer Cartenz bukan hanya tentang mengejar angka penjualan. Frans menegaskan, ini adalah bagian dari strategi Hyundai untuk terus mendekatkan diri dengan pasar Indonesia melalui produk-produk yang relevan dan mendengar kebutuhan konsumen secara langsung.
“Bukan hanya desain, tapi bagaimana kami bisa membuat pengalaman berkendara jadi lebih baik dan menyenangkan. Kami belajar dari pasar, kami dengarkan masukan, dan Cartenz adalah buktinya,” ujarnya.
Melihat data SPK sementara yang menyebutkan 50% permintaan berasal dari varian ini, bisa dibilang Cartenz sukses menjadi primadona baru dalam lini produk Stargazer. Hal ini tentunya menjadi sinyal positif untuk Hyundai dalam memperkuat posisinya di segmen MPV dan SUV kompak di Indonesia.