Penampakan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Jakbar
Selain kerugian materil, dua warga mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan.
Angin kencang melanda wilayah Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu (11/5). Insiden ini mengakibatkan 20 rumah warga rusak, bahkan lima di antaranya kategori berat.
Selain kerugian materil, dua warga mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan.
Kepala Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Koordinator Wilayah Jakarta Barat, Vitus Dwi Indarto menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.08 WIB di Jalan Walungan Pulo RT 001 RW 08, Kelurahan Kamal, Kalideres.
"Terjadinya fenomena angin kencang di wilayah Kelurahan Kamal yang mengakibatkan kerusakan beberapa rumah di RT. 001 RW. 08 dari yang rusak ringan hingga rusak berat. Lima rumah rusak berat, 15 rumah rusak ringan," kata Vitus dalam keterangan tertulis, Minggu malam.
Vitus menjelaskan, Sebanyak 34 kepala keluarga atau 120 jiwa terdampak angin kencang ini. Sebagian rumah sudah di perbaiki atap yang rusak dengan material yang ada.
"Pihak keluarga sudah melakukan pembersihan puing-puing bangunan," ujar dia.Lebih lanjut, Vitus menjelaskan korban luka ringan adalah N yang mengalami luka di jempol kaki akibat pecahan asbes, dan S yang terluka di bagian dahi."Korban luka ringan dua jiwa," ujar dia.
Tak Ada Warga Mengungsi
Dia menerangkan, tidak ada warga yang mengungsi ke tempat penampungan. Sebagian warga memilih tetap tinggal di rumah, sementara lainnya menumpang di kediaman sanak saudara.
"Pengungsi nihil. Sebagian Pemilik masih menetap di rumahnya dan sebagian mengungsi di rumah sanak saudara," ucap dia.
BPBD mencatat kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp100 juta. Petugas dari berbagai instansi, termasuk kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan Dinas Sosial telah dikerahkan untuk penanganan darurat serta distribusi bantuan logistik.
"Pihak RT/RW sudah meninjau ke lokasi dan pihak keluarga sudah melakukan pembersihan puing-puing bangunan. Pendistribusian bantuan logistik dari pihak Dinas Sosial," tandas dia.