8 Cara Mengukur Takaran Bahan Masak Tanpa Gelas Ukur, Pakai Alat yang Ada di Rumah

Tidak punya gelas ukur? Cari tahu cara mengukur takaran bahan masak tanpa gelas ukur dengan memanfaatkan sendok, gelas minum, dan botol.

Bimo Bagas Basworo
Oleh Bimo Bagas Basworo - Reporter
8 Cara Mengukur Takaran Bahan Masak Tanpa Gelas Ukur, Pakai Alat yang Ada di Rumah
Cara Mengukur Takaran Bahan Masak Tanpa Gelas Ukur, Pakai Alat yang Ada di Rumah. (Foto: Katerina Holmes/Pexels)

Resep sering mencantumkan ukuran dalam gram, mililiter, sendok makan, atau cangkir. Masalah muncul ketika gelas ukur tidak tersedia di dapur. Namun, memasak tetap bisa dilakukan dengan mengetahui cara mengukur takaran bahan masak tanpa gelas ukur menggunakan alat yang sering digunakan setiap hari.

Banyak bahan makanan tidak harus ditimbang menggunakan alat khusus untuk mendapatkan takaran yang mendekati resep. Sendok makan, sendok teh, gelas minum, hingga botol dengan ukuran tertentu dapat menjadi pembanding. Cara ini membantu saat seseorang ingin mengikuti resep tanpa harus membeli perlengkapan tambahan.

Perlu diperhatikan bahwa setiap alat rumah tangga dapat memiliki ukuran berbeda. Oleh karena itu, hasil pengukuran bisa mengalami selisih. Agar lebih mudah, cara mengukur takaran bahan masak tanpa gelas ukur dapat dilakukan dengan beberapa alat yang ukurannya lebih mudah dikenali dan digunakan secara berulang. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya yang telah dilansir oleh Merdeka.com dari berbagai sumber, Selasa (8/9/2026).

1. Gunakan Sendok Makan untuk Takaran Kecil

Gula
Gunakan Sendok Makan untuk Takaran Kecil. (Foto: Immo Wegmann/Unsplash)

Sendok makan dapat digunakan untuk mengukur bahan dalam jumlah kecil hingga sedang. Dalam banyak resep, satu sendok makan sering digunakan sebagai ukuran bahan cair atau bahan berbentuk bubuk. Gunakan sendok yang sama untuk setiap bahan agar perbandingan takaran tetap terjaga selama proses memasak.

Untuk bahan cair, isi sendok hingga mendekati bagian atas tanpa membuat cairan tumpah. Untuk bahan bubuk seperti gula atau tepung, masukkan bahan ke dalam sendok lalu ratakan bagian atasnya. Hindari menekan bahan karena jumlah yang masuk dapat menjadi lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Sendok makan rumah tangga tidak selalu memiliki kapasitas yang sama. Jika resep membutuhkan ketepatan tinggi, hasilnya dapat berbeda. Namun, untuk masakan rumahan, sendok makan dapat menjadi pilihan ketika gelas ukur tidak tersedia. Gunakan satu sendok yang sama dari awal hingga akhir agar takaran lebih konsisten.

2. Gunakan Sendok Teh untuk Bahan dalam Jumlah Sedikit

Sendok teh dapat digunakan ketika resep membutuhkan bahan dalam jumlah kecil. Garam, merica, baking powder, vanili, dan bumbu bubuk lain sering digunakan dalam takaran sendok teh. Masukkan bahan ke dalam sendok lalu ratakan permukaannya untuk mendapatkan jumlah yang lebih mendekati ukuran resep.

Bahan cair juga dapat diukur menggunakan sendok teh. Tuangkan bahan sampai memenuhi bagian sendok tanpa melewati bibirnya. Cara ini dapat digunakan untuk mengukur minyak, kecap, cuka, ekstrak, atau bahan cair lain yang diperlukan dalam jumlah sedikit.

Sama seperti sendok makan, ukuran sendok teh di rumah dapat berbeda. Karena itu, jangan mengganti sendok yang digunakan di tengah proses. Jika satu resep sering dibuat, gunakan sendok yang sama sebagai patokan sehingga hasil pengukuran dapat dibuat dengan cara yang sama setiap kali memasak.

3. Gunakan Gelas Minum sebagai Patokan

Gelas Minum Minyak
Gunakan Gelas Minum sebagai Patokan. (Foto: AI Generated)

Gelas minum dapat membantu mengukur bahan cair ketika resep mencantumkan ukuran dalam cangkir. Namun, kapasitas setiap gelas berbeda sehingga pengguna perlu mengetahui kapasitas gelas yang digunakan. Jika tersedia kemasan minuman dengan volume yang tercetak, gunakan informasi tersebut untuk mengenali kapasitas gelas.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengisi gelas menggunakan air dari botol yang memiliki keterangan volume. Misalnya, tuangkan air secara bertahap sambil memperhatikan seberapa banyak ruang yang terisi. Setelah mengetahui kapasitasnya, gelas tersebut dapat digunakan sebagai patokan untuk resep berikutnya.

Gelas sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai satu cangkir dalam resep. Istilah cangkir memiliki ukuran tertentu, sedangkan gelas rumah tangga dapat menampung jumlah berbeda. Untuk masakan yang tidak membutuhkan ketepatan tinggi, gelas dapat membantu memperkirakan takaran bahan cair dan bahan kering.

4. Gunakan Botol dengan Volume yang Tercetak

Botol minuman dapat menjadi alat pembanding karena sebagian kemasan mencantumkan volume pada label. Informasi tersebut dapat membantu memperkirakan jumlah cairan yang perlu digunakan. Pilih botol yang memiliki keterangan volume yang jelas dan gunakan sebagai acuan saat menakar air atau bahan cair lain.

Jika membutuhkan setengah dari jumlah yang tercantum pada botol, bagi volume tersebut menjadi dua bagian. Misalnya, botol berisi 500 mililiter dapat digunakan untuk memperkirakan 250 mililiter. Tandai bagian yang diperlukan menggunakan garis pada wadah lain agar proses pengukuran dapat dilakukan dengan cara yang sama.

Metode ini lebih berguna untuk bahan cair karena volume dapat diperkirakan melalui tinggi cairan dalam wadah. Jangan menggunakan botol yang bentuknya tidak beraturan sebagai patokan tanpa mengetahui kapasitasnya. Bentuk wadah dapat membuat perkiraan jumlah menjadi berbeda pada setiap bagian.

5. Gunakan Timbangan Dapur jika Resep Menggunakan Gram

Timbangan Dapur
Gunakan Timbangan Dapur jika Resep Menggunakan Gram. (Foto: Ksenia Chernaya/Pexels)

Timbangan dapur dapat digunakan untuk bahan yang ditulis dalam satuan gram. Alat ini berbeda dari gelas ukur karena mengukur berat, bukan volume. Jika timbangan tersedia, letakkan wadah di atasnya lalu atur angka kembali ke nol sebelum memasukkan bahan yang akan ditimbang.

Cara tersebut dapat digunakan untuk tepung, gula, beras, mentega, daging, dan bahan lain yang biasanya ditulis dalam gram. Masukkan bahan sedikit demi sedikit sampai angka pada timbangan sesuai dengan resep. Untuk bahan dalam jumlah banyak, metode ini dapat mengurangi perkiraan yang muncul saat menggunakan gelas.

Timbangan juga membantu ketika resep memberikan ukuran dalam gram tetapi alat ukur volume tidak tersedia. Namun, berat dan volume tidak dapat dianggap sama. Seratus gram tepung, misalnya, tidak memiliki volume yang sama dengan seratus gram gula. Karena itu, ikuti satuan yang tertulis pada resep.

6. Gunakan Tutup Botol untuk Takaran Sangat Sedikit

Tutup botol dapat digunakan sebagai pembanding ketika bahan dibutuhkan dalam jumlah kecil. Cara ini dapat diterapkan untuk cairan seperti saus, minyak, atau bahan lain yang hanya diperlukan beberapa tutup. Namun, ukuran tutup botol berbeda sehingga hasilnya hanya dapat digunakan sebagai perkiraan.

Sebelum digunakan, pastikan tutup botol sudah dicuci dan tidak memiliki sisa bahan dari isi sebelumnya. Isi tutup sampai batas yang sama setiap kali menakar. Jika satu tutup digunakan sebagai patokan, jangan mengubah cara pengisian pada bahan berikutnya.

Cara ini sebaiknya digunakan untuk resep yang tidak membutuhkan ketepatan tinggi. Untuk bahan yang dapat mengubah rasa dalam jumlah kecil, seperti garam atau bumbu tertentu, gunakan sendok teh jika tersedia. Tutup botol lebih tepat digunakan sebagai pilihan saat alat lain tidak ada.

7. Gunakan Perbandingan Bagian untuk Membagi Bahan

Menakar Bahan
Gunakan Perbandingan Bagian untuk Membagi Bahan. (Foto: mdjaff/Magnific)

Perbandingan bagian dapat membantu ketika resep membutuhkan pembagian bahan dalam jumlah tertentu. Misalnya, jika suatu campuran membutuhkan dua bagian bahan pertama dan satu bagian bahan kedua, gunakan wadah yang sama untuk mengambil setiap bagian. Ukuran wadah tidak menjadi masalah selama jumlah bagian tetap sama.

Metode ini dapat digunakan saat membuat saus, campuran bumbu, adonan, atau bahan lain yang tidak harus mengikuti ukuran dalam gram. Ambil dua kali ukuran wadah untuk bahan pertama, kemudian satu kali ukuran yang sama untuk bahan kedua. Dengan cara tersebut, perbandingan antar bahan tetap mengikuti resep.

Metode bagian tidak memberikan ukuran pasti dalam gram atau mililiter. Namun, cara ini membantu menjaga hubungan jumlah antar bahan. Jika resep menyebut perbandingan, gunakan alat yang sama untuk seluruh bahan. Jangan mengganti ukuran wadah karena perubahan tersebut dapat mengubah jumlah campuran.

8. Gunakan Tanda pada Wadah sebagai Patokan

Wadah bening dapat diberi tanda untuk membantu mengukur cairan. Gunakan wadah yang bentuknya sama dari bawah hingga atas dan buat garis pada bagian yang ingin dijadikan patokan. Tanda tersebut dapat digunakan kembali selama wadah tetap digunakan untuk kebutuhan yang sama.

Untuk membuat patokan, isi wadah menggunakan jumlah air yang sudah diketahui dari botol dengan keterangan volume. Tuangkan sebagian air, kemudian tandai tinggi permukaannya. Ulangi proses tersebut untuk ukuran lain jika diperlukan. Setelah selesai, wadah memiliki beberapa tanda yang dapat digunakan saat memasak.

Cara ini dapat membantu ketika seseorang sering membuat resep yang sama. Tanda pada wadah dapat mengurangi kebutuhan untuk memperkirakan jumlah setiap kali memasak. Namun, gunakan wadah yang bersih dan tidak mudah berubah bentuk agar posisi tanda tetap sesuai dengan volume yang dijadikan acuan.

Cara Mengukur Takaran Bahan Masak Tanpa Gelas Ukur agar Tidak Keliru

Apakah bisa mengukur bahan masak tanpa gelas ukur?

Bisa. Sendok makan, sendok teh, gelas minum, botol dengan keterangan volume, dan timbangan dapur dapat digunakan sebagai pengganti sesuai jenis satuan dalam resep. Pilihan alat perlu disesuaikan dengan bahan dan ukuran yang diperlukan agar hasil pengukuran tidak terlalu jauh dari resep.

Berapa ml satu sendok makan?

Satu sendok makan standar umumnya setara dengan 15 mililiter. Namun, sendok makan yang digunakan sehari-hari di rumah dapat memiliki kapasitas berbeda. Untuk mengikuti resep dengan lebih konsisten, gunakan sendok ukur atau satu sendok yang sama sebagai patokan setiap kali membuat masakan.

Berapa ml satu sendok teh?

Satu sendok teh standar umumnya setara dengan 5 mililiter. Ukuran tersebut sering digunakan dalam resep untuk bahan yang dibutuhkan dalam jumlah kecil. Sendok teh rumah tangga dapat memiliki kapasitas berbeda, sehingga hasilnya dapat berubah jika menggunakan sendok yang berbeda.

Bagaimana cara mengukur 100 ml air tanpa gelas ukur?

Seratus mililiter air dapat diperkirakan menggunakan wadah yang kapasitasnya sudah diketahui. Misalnya, gunakan botol 500 mililiter lalu bagi isinya menjadi lima bagian. Satu bagian dari lima bagian tersebut mendekati 100 mililiter. Cara ini dapat digunakan ketika tidak tersedia gelas ukur.

Bagaimana cara mengukur tepung tanpa timbangan?

Tepung dapat diukur menggunakan sendok makan atau cangkir dengan ukuran yang diketahui. Masukkan tepung ke dalam wadah tanpa menekannya, kemudian ratakan bagian atasnya. Jumlah gram yang dihasilkan dapat berbeda berdasarkan jenis tepung dan cara memasukkannya, sehingga cara ini digunakan sebagai perkiraan.

Rekomendasi