Data Terkini Korban Gempa NTT: 135 Orang Meninggal, 98.986 Rumah Rusak

Total korban meninggal akibat gempa NTT tercatat 135 orang, sementara proses pendataan masih berjalan.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi - Reporter
Data Terkini Korban Gempa NTT: 135 Orang Meninggal, 98.986 Rumah Rusak
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers penanganan gempa NTT, Selasa (8/9/2026). (Liputan6.com/Devira Prastiwi)

BNPB memperbarui data penanganan dampak gempa NTT per Selasa (8/9/2026). Total korban meninggal tercatat 135 orang, sementara proses pendataan masih berjalan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyebut pemutakhiran data dilakukan berlapis seiring laporan dari daerah.

"Data per hari ini, jumlah yang meninggal akibat gempa bumi tersebut sebanyak 48 orang. Ini adalah warga yang terdampak langsung oleh gempa bumi," ujar Berton dalam konferensi pers daring, Selasa (8/9/2026).

"Namun demikian, ada 87 orang yang meninggal akibat dampak tidak langsung dari gempa bumi," kata Berton.

Terkait logistik, BNPB memastikan suplai bantuan terus mengalir melalui dua pintu utama, yakni Labuan Bajo dan Maumere.

"Hingga hari ini, kami sudah menyampaikan 2.165 ton bantuan ke NTT. Bantuan tersebut disampaikan melalui Labuan Bajo dan juga Maumere. Dan ini untuk Labuan Bajo kami sudah menyampaikan 1.379 ton dan untuk Maumere 652 ton," papar Berton.

Kerusakan Rumah dan Fasilitas

BNPB menerima laporan 98.986 rumah warga terdampak gempa dengan klasifikasi ringan, sedang, hingga berat.

"Adapun rumah rusak saat ini kami memperoleh informasi sebesar 98.986 rumah rusak. Dan ini terbagi atas 3 kategori rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan," ucap Berton.

Selain perumahan, kerusakan juga menimpa fasilitas publik. Data sementara mencatat 712 fasilitas pendidikan, 157 fasilitas kesehatan, dan 663 unit perkantoran terdampak.

Validasi lapangan masih berlangsung untuk memastikan akurasi data. Dari laporan yang masuk, 51.591 rumah telah rampung diverifikasi. Rincian sementara hasil verifikasi sebagai berikut:

  • Rusak Berat: 2.382 unit
  • Rusak Sedang: 7.276 unit
  • Rusak Ringan: 14.177 unit

Verifikasi Lapangan

Dari proses verifikasi yang sudah selesai, terdapat 27.756 rumah yang tidak memenuhi kriteria kerusakan.

"Artinya bahwa dilaporkan kepada kami sebelumnya rusak ringan atau rusak berat atau rusak sedang, dalam hal ini tidak masuk kriteria tersebut atau rumah tersebut baik-baik saja," kata Berton.

BNPB menegaskan verifikasi akan dilanjutkan hingga diperoleh angka final yang menjadi dasar penyaluran bantuan perbaikan rumah oleh pemerintah.

"Verifikasi ini masih tetap berlanjut hingga pada akhirnya nanti kami akan memperoleh angka yang pasti setelah dari pemimpin daerah memberikan keputusan by name, by address kepada BNPB untuk kami lakukan tindakan yang semestinya," tutup Berton.

Rekomendasi