Debut Langsung Juara Dunia, Indonesia Ukir Sejarah di Boccia

Tim Nasional Boccia Indonesia sukses menjadi Juara Umum World Boccia Championship 2026 yang digelar di Seoul, Korea Selatan, 24 Agustus - 4 September 2026.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Debut Langsung Juara Dunia, Indonesia Ukir Sejarah di Boccia
Torehan Sejarah ! Indonesia Juara Dunia Boccia 2026

Indonesia mengukir tinta emas di kancah dunia. Tim Nasional Boccia Indonesia sukses menjadi Juara Umum World Boccia Championship 2026 yang digelar di Seoul, Korea Selatan, 24 Agustus - 4 September 2026.

Ini merupakan kali pertama Indonesia lolos dan tampil di ajang empat tahunan paling bergengsi cabang boccia yang setara level Paralimpiade tersebut.

Dari debut perdananya, Merah Putih langsung unjuk gigi dengan mengoleksi 3 medali emas dan 1 medali perak. Raihan ini mengungguli Thailand dengan 2 emas 2 perak, serta Hong Kong 1 emas 2 perak 2 perunggu.

Medali emas pertama dipersembahkan Handayani dari kelas BC1 putri. Kemudian disusul Muhammad Afrizal Syafa dari kelas BC1 putra.

Puncak kejayaan ditutup lewat nomor beregu campuran BC1/BC2 yang diperkuat Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Gischa Zayana. Satu medali perak diraih Felix Ardi Yudha dari kelas BC2 putra.

Pelatih Kepala Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, mengapresiasi mental bertanding para atlet. Menurutnya, hasil ini sesuai prediksi tim pelatih.

"Raihan medali di setiap kelas sebenarnya sudah kita prediksi, termasuk juga dengan lawan-lawannya. Kita bisa pegang di kelas BC1 putra dan putri, serta BC2 putra di kategori tim. Ini hasil yang sesuai prediksi," kata Islah, Senin (7/9).

Torehan Sejarah ! Indonesia Juara Dunia Boccia 2026
Torehan Sejarah ! Indonesia Juara Dunia Boccia 2026

Poin Penting Menuju Paralimpiade LA 2028

Islah menegaskan, gelar juara dunia ini memiliki nilai strategis besar. Poin yang didapat setara dengan Paralimpiade dan akan sangat membantu Indonesia mengamankan tiket ke Los Angeles 2028.

"Poin yang kita raih dari kejuaraan ini sangat besar, setara dengan Paralimpiade. Poin ini menjadi penting untuk mengamankan posisi kita di Paralimpiade Los Angeles 2028," tutur Islah.

Ia menyoroti perjuangan Handayani di BC1 putri. Setelah gagal lolos ke Paris 2024, Handayani bangkit lewat rangkaian podium di World Cup dan akhirnya juara dunia di Seoul.

"Kita cukup fokus di BC1 putri karena kemarin belum lolos ke Paralimpiade Paris 2024. Tahun ini kita kejar dari ajang world cup, berhasil podium terus dan akhirnya kemarin bisa mempertahankan prestasinya," ungkap Islah.

Torehan Sejarah ! Indonesia Juara Dunia Boccia 2026
Torehan Sejarah ! Indonesia Juara Dunia Boccia 2026

Bidik Asian Para Games Nagoya 2026

Tak ada waktu untuk euforia. Tim pelatih langsung mengalihkan fokus ke Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, 18-24 Oktober 2026.

"Kita optimis lima atlet yang berangkat ke Asian Para Games Nagoya sudah siap untuk bertarung. Waktu satu bulan ini akan kita maksimalkan untuk berlatih lagi," ungkap Islah.

Handayani dan Felix Ardi Yudha sepakat harus segera evaluasi. Handayani ingin mematangkan "bola pertama" dan "bola jauh", dengan target minimal final di Nagoya.

Sementara Felix ingin memperkuat mentalitas dan kecepatan dalam mengambil keputusan.

"Vibes-nya sangat luar biasa dan begitu kompetitif karena ajang ini setara Paralimpiade. Evaluasinya lebih ke mentalitas, dan juga cara berpikir yang dituntut untuk lebih cepat dalam mengambil keputusan yang bijak," jelas Felix.

Dengan modal juara dunia, Indonesia kini siap menantang kembali kekuatan Thailand, Hong Kong, dan tuan rumah Jepang di Nagoya.

 

Rekomendasi