Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengajukan ide kontroversial agar Amerika Serikat (AS) mengambil alih Jalur Gaza dan menjadikannya sebagai "zona kebebasan". Usulan ini disampaikan Trump saat kunjungannya ke Qatar, di mana ia berinteraksi dengan para pengusaha di Doha pada Kamis (15/5).
Trump melanjutkan, keinginannya untuk menguasai Gaza, disertai dengan syarat. Yakni Hamas harus disingkirkan.
Pada Februari lalu, Trump mengatakkan AS ingin mengambil alih Jalur Gaza dan mengembangkannya menjadi kawasan yang mewah untuk bisnis dan rekreasi.
Rencana ini memiliki implikasi yang serius, termasuk kemungkinan pengusiran permanen warga Jalur Gaza, dan tindakan ini telah menimbulkan kemarahan di seluruh dunia.