Seorang pembawa berita yang kini jadi politisi, Ahn Gwi Ryeong viral di media sosial usai aksinya mencoba merampas senapan salah seorang tentara yang sedang dikirim Presiden Yoon Suk-yeol untuk mengamankan gedung parlemen selama keadaan darurat militer.
Dalam video yang diunggah oleh akun X @oniontaker terlihat bagaimana Ahn berusaha merebut senjata seorang tentara sambil bertanya, “Apakah kalian tidak malu dengan diri kalian sendiri?” teriak Ahn seraya menuntut tentara tersebut untuk melepaskan senjatanya agar tidak melukai warga sipil.
Aksinya tersebut mendapat banyak respons positif dan disebut sebagai aksi heroik.
Advertisement
Vokal kritik rezim Yoon
News anchor-turned politician Ms. Ahn Gwi-ryeong is the one who grabbed the soldier's rifle and demanded to know if he had no shame in marching on civilians while so armed.
— John Yoo (@oniontaker) December 3, 2024
pic.twitter.com/IHJvXiwPsY pic.twitter.com/FglmTkotIR
Dilansir laman Koreaboo, Rabu (4/12), Ahn sendiri merupakan politisi dari Partai Demokrat, partai mayoritas di parlemen. Ia kini menjabat sebagai Ketua Partai Demokratik Korea untuk Distrik Dobong, Seoul.
Sebelum menjadi politisi, Ahn bekerja sebagai pembawa berita untuk saluran YTN dan mulai aktif di dunia politik sejak tahun 2022.
Sebelum aksinya ini, Ahn selalu vokal mengkritik kebijakan-kebijakan rezim Yoon yang menurutnya tidak masuk akal. Pada 29 November, ia bersama warga sipil mengadakan aksi protes atas kebijakan Yoon yang mengkhianati rakyat.
Ia juga mengajukan tuntutan untuk penyelidikan terhadap Ibu Negara Kim Keon Hee, yang diduga melakukan tindak korupsi yang melibatkan tas mewah merk Dior dan manipulasi saham.
Meski tadi malam dia menentang sikap tentara yang bertugas, ia sebenarnya masih memiliki garis keturunan patriot yang terkenal yaitu Ahn Jung Geun. Ayahnya adalah seorang pejuang kemerdekaan Korea yang membunuh Gubernur Kolonial Jepang, Hirobumi.