FOTO: Serangan Maut Junta Militer Myanmar Hantam Sekolah, 22 Orang Tewas Termasuk Anak-Anak
Serangan ini menuai kecaman luas karena menyasar fasilitas pendidikan dan menewaskan warga sipil tak berdosa.
Serangan udara yang dilancarkan junta militer Myanmar menghantam sebuah sekolah di desa Ohe Htein Twin, Kotapraja Tabayin, wilayah Sagaing, pada Senin (12/5/2025). Serangan ini menewaskan puluhan orang, termasuk anak-anak.
Seorang saksi mata melaporkan, sebagaimana dikutip AFP, bahwa sebanyak 22 orang tewas akibat serangan udara tersebut. Dari total korban meninggal dunia, 20 di antaranya adalah anak-anak,
Serangan ini menuai kecaman luas karena menyasar fasilitas pendidikan dan menewaskan warga sipil tak berdosa.
Myanmar masih dilanda konflik berkepanjangan sejak kudeta militer pada 2021. Junta militer yang kembali merebut kekuasaan menggunakan kekuatan mematikan untuk membungkam protes rakyat. Sejak saat itu, negara ini berada dalam krisis kemanusiaan, dengan meningkatnya perlawanan bersenjata dari kelompok etnis minoritas dan pasukan perlawanan sipil yang berafiliasi dengan Pemerintah Persatuan Nasional (NUG).
Militer Myanmar, yang semakin kehilangan dukungan rakyat, kini menghadapi tekanan dari berbagai pihak, termasuk komunitas internasional yang menuntut diakhirinya kekerasan terhadap warga sipil serta dimulainya dialog damai yang inklusif.
Seorang juru bicara junta menolak berkomentar ketika dihubungi oleh Reuters.