FOTO: Netanyahu Bertekad Israel Akan Kuasai Jalur Gaza, Siap Hancurkan Semua yang Tersisa
PM Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan segera mengambil alih kendali penuh atas seluruh wilayah Jalur Gaza.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada Senin (19/5/2025), menyatakan bahwa Israel akan segera mengambil alih kendali penuh atas seluruh wilayah Gaza, di tengah meningkatnya eskalasi konflik di daerah kantong Palestina tersebut.
Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap keras yang diutarakan oleh Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, yang pada hari yang sama menyatakan bahwa Israel akan melakukan “penaklukan” dan “pembersihan” di Jalur Gaza. Dalam pernyataannya, Smotrich menegaskan bahwa tujuan Israel adalah untuk “menghancurkan semua yang tersisa dari Jalur Gaza,” sembari menyebut operasi militer saat ini sebagai bagian dari rencana pendudukan permanen.
“Kami menaklukkan, membersihkan, dan tetap berada di Gaza hingga Hamas dihancurkan,” kata Smotrich, sebagaimana dikutip dari media Israel Haaretz.
Pernyataan tersebut langsung menuai respons dari Netanyahu yang melalui media sosial memuji Smotrich dan menyebut bahwa menterinya itu “mengatakan kebenaran.” Sikap ini dinilai oleh sejumlah pengamat internasional sebagai bentuk pengakuan eksplisit terhadap upaya pembersihan etnis, yang dinilai melanggar hukum humaniter internasional dan prinsip-prinsip hak asasi manusia.
Netanyahu sendiri menegaskan bahwa Israel tidak akan mundur dari jalannya. “Kami tidak akan menyerah. Namun, untuk mencapai keberhasilan, kami harus bertindak dengan cara yang tidak dapat dihentikan,” ujarnya.
Sementara itu, laporan dari Badan Pertahanan Sipil Gaza mencatat bahwa 91 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di seluruh wilayah Gaza pada hari yang sama.
Situasi di Gaza terus memburuk, dengan kekhawatiran internasional meningkat terkait krisis kemanusiaan, tuduhan pelanggaran hukum internasional, serta dampak jangka panjang dari rencana pendudukan yang semakin terang-terangan disampaikan oleh pejabat tinggi Israel.
Ribuan Warga Palestina di Jalur Gaza Kembali Mencari Tempat Perlindungan
Asap mengepul ke arah utara menjadi latar ketika warga Palestina bergerak melalui Jabalia meninggalkan wilayah utara menuju Kota Gaza, Jalur Gaza, pada 19 Mei 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Sejumlah warga Palestina bergerak melalui Jabalia saat meninggalkan wilayah utara menuju Kota Gaza, Jalur Gaza, pada 19 Mei 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Sejumlah warga Palestina bergerak melewati reruntuhan di Jabalia saat meninggalkan wilayah utara menuju Kota Gaza, Jalur Gaza, pada 19 Mei 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Sejumlah warga Palestina bergerak melewati reruntuhan di Jabalia saat meninggalkan wilayah utara menuju Kota Gaza, Jalur Gaza, pada 19 Mei 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Sejumlah warga Palestina bergerak melalui Jabalia saat meninggalkan wilayah utara menuju Kota Gaza, Jalur Gaza, pada 19 Mei 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Sejumlah warga Palestina bergerak melalui Jabalia saat meninggalkan wilayah utara menuju Kota Gaza, Jalur Gaza, pada 19 Mei 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Sejumlah warga Palestina bergerak melalui Jabalia saat meninggalkan wilayah utara menuju Kota Gaza, Jalur Gaza, pada 19 Mei 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Sejumlah warga Palestina bergerak melalui Jabalia saat meninggalkan wilayah utara menuju Kota Gaza, Jalur Gaza, pada 19 Mei 2025. (Bashar Taleb/AFP)