Vinicius Jr Akhirnya Buka Suara soal Tak Cocok dengan Xabi Alonso di Real Madrid
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, mengungkapkan merasa kurang sejalan dengan mantan pelatihnya, Xabi Alonso.
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, mengungkapkan tidak merasa cocok saat bekerja dengan mantan pelatih Xabi Alonso. Pernyataan tersebut disampaikannya menjelang pertandingan krusial perempat final Liga Champions melawan Bayern Munchen yang akan digelar di Santiago Bernabeu.
Pemain asal Brasil ini menyatakan lebih nyaman dengan pendekatan yang diterapkan oleh pelatih saat ini, Álvaro Arbeloa. Vinicius merasa bahwa gaya permainan Arbeloa lebih sesuai dengan karakteristiknya, bahkan ia merasakan koneksi yang mirip dengan saat dilatih oleh Carlo Ancelotti.
"Saya merasa cocok dengan gaya bermain Arbeloa, seperti saat bersama Ancelotti. Saya selalu memberikan segalanya untuk tim," ungkap Vinicius.
Selain itu, ia juga mengakui bahwa ada masa-masa sulit yang harus dilaluinya, termasuk ketika tidak mampu mencetak gol dalam beberapa pertandingan.
Namun, ia menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran berharga untuk bangkit dan tampil lebih baik. Vinicius percaya bahwa setiap tantangan yang dihadapi akan membentuknya menjadi pemain yang lebih baik dan lebih siap menghadapi tekanan di pertandingan-pertandingan mendatang.
Penyebab Ketidakcocokan
Saat ditanya tentang hubungannya dengan Xabi Alonso, Vincius menjelaskan bahwa perbedaan dalam pendekatan menjadi faktor utama yang menyebabkan ketidakcocokan di antara mereka.
Ia merasa tidak mampu menjalin koneksi yang diinginkan oleh pelatih, meskipun ia tetap menghormati metode yang diterapkan oleh Alonso.
"Saya memainkan banyak pertandingan, tetapi dengan menit bermain yang terbatas. Setiap pelatih punya cara masing-masing, dan saya tidak bisa terhubung dengan dia seperti yang diinginkan," ungkapnya.
Meskipun demikian, Vincius menekankan bahwa pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga dalam perjalanan kariernya. Ia kini berharap dapat terus berkembang di bawah bimbingan Arbeloa, yang menurutnya memberikan kepercayaan penuh terhadap kemampuannya. Dengan dukungan tersebut, Vincius optimis dapat menunjukkan performa terbaiknya dan berkontribusi lebih bagi tim.
Alonso Akhirnya Dipecat
Real Madrid memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan Alonso setelah mengalami kekalahan dari Barcelona dalam Piala Super Spanyol 2026.
Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Alonso baru menjabat sebagai pelatih El Real selama delapan bulan dan masih memiliki kontrak yang berlaku selama tiga tahun.
Dikenal dengan reputasi yang mengesankan setelah menunjukkan performa yang baik bersama Bayer Leverkusen di Bundesliga, Alonso diharapkan dapat membawa perubahan positif.
Meskipun performa awal musimnya dianggap belum sepenuhnya memuaskan, posisi Real Madrid sebenarnya masih cukup kompetitif dalam liga.