Mengulas Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia Bertabur Emas, Hilgers dan Elkan Baggott Berpeluang Comeback
Persaingan di lini belakang tim Garuda sangat sengit. Dua bek, Mees Hilgers dari FC Twente dan Elkan Baggott dari Blackpool, berpotensi kembali ke skuad.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, telah mulai melakukan pengamatan terhadap para pemain di BRI Liga 1. Salah satu pemain yang menarik perhatian adalah Rizky Ridho yang bermain untuk Persija Jakarta. Dalam tiga laga terakhir, performa Persija, termasuk Ridho, terlihat menurun. Tim Macan Kemayoran kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan tersebut. Hal ini berpotensi mengancam posisi Ridho di Timnas Indonesia. Sebagai bek utama di era pelatih Shin Tae-yong, Ridho harus bersaing ketat dengan pemain lain.
Persaingan di lini belakang skuad Garuda semakin sengit. Ada dua bek yang berpeluang untuk kembali memperkuat tim, yaitu Mees Hilgers yang bermain untuk FC Twente di Belanda dan Elkan Baggott dari Blackpool, Inggris. Kedua pemain tersebut sebelumnya tidak dapat membela Timnas Indonesia. Hilgers mengalami cedera, sementara Baggott tidak dimasukkan dalam skema pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong. Selain itu, Justin Hubner juga tidak dapat bermain karena skorsing kartu merah saat pertandingan Indonesia melawan Australia. Namun, dia dipastikan bisa kembali beraksi saat menghadapi Bahrain.
Tidak Ada yang Sebanding di Liga 1
Melihat daftar bek lokal yang ada di Liga 1, Rizky Ridho masih menjadi yang terbaik, mengingat sebagian besar klub saat ini lebih memilih untuk menggunakan bek asing. "Setiap pelatih pasti punya kualifikasi sendiri untuk memilih pemain. Kalau untuk posisi di belakang, saya kira Ridho masih salah satu yang terbaik di Liga 1. Lainnya, lebih banyak jadi pelapis bek asing," ungkap I Made Pasek Wijaya, mantan bek Timnas Indonesia era 90-an. Hal ini menunjukkan bahwa belum ada pemain lokal yang dapat menggantikan posisi Ridho dengan sepadan dari kompetisi domestik.
Saat ini, terdapat beberapa bek lokal yang rutin bermain di klub masing-masing, seperti Kadek Arel dari Bali United, Kadek Raditya yang membela Persebaya Surabaya, serta Wahyu Prasetyo dari Malut United. Namun, pengalaman internasional mereka masih sangat terbatas. Kadek Arel lebih sering tampil untuk Timnas Indonesia di level usia muda, sementara Kadek Raditya hanya memiliki lima caps bersama Timnas U-19 pada tahun 2018. Di sisi lain, Wahyu Prasetyo telah beberapa kali dipanggil ke Timnas senior, tetapi ia hanya mencatatkan dua caps, yang menunjukkan bahwa kesempatan bermainnya di tim Merah Putih sangat minim.
Dengan kondisi tersebut, tampaknya opsi yang lebih realistis untuk menggantikan posisi bek tengah ada pada pemain keturunan yang berkarier di luar negeri. Mereka mungkin memiliki pengalaman dan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan bek lokal yang ada saat ini. Oleh karena itu, penting bagi tim pelatih untuk mempertimbangkan kemungkinan ini dalam perencanaan tim ke depan.
Hilgers dan Baggott
Mess Hilgers dan Elkan Baggott memiliki potensi besar untuk menggantikan posisi Rizky Ridho. Keduanya telah kembali aktif bermain di klub masing-masing setelah pulih dari cedera. Hilgers, yang baru sembuh, sudah tampil dalam dua pertandingan di Eredivisie, meskipun hanya sebagai pemain pengganti di FC Twente. Meskipun belum bermain penuh, ada prediksi bahwa Hilgers akan segera kembali ke posisi utama di timnya.
Sebelum cedera, bek berusia 23 tahun ini merupakan pemain yang tak tergantikan, baik di Liga Belanda maupun di Eropa League. Hilgers juga telah memperkuat Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, menghadapi Bahrain dan China, namun sayangnya, dia belum merasakan kemenangan bersama tim nasional. Setelah itu, dia harus berjuang dengan cedera yang mengganggu penampilannya.
Sementara itu, Elkan Baggott kini menjadi pilihan utama di klub Blackpool yang berkompetisi di League One, kasta ketiga Liga Inggris. Dalam empat pertandingan terakhir, Baggott selalu tampil penuh, menunjukkan konsistensi dan performa yang baik. Dia juga berhasil mencatatkan satu assist saat melawan Lincoln City pada 29 Januari. Penting untuk dicatat bahwa Baggott saat ini bermain di League One dalam status pinjaman, sementara kontraknya masih dengan Ipswich Town yang berkompetisi di kasta tertinggi Inggris. Langkah ini diambil agar Baggott dapat memperoleh lebih banyak pengalaman dan waktu bermain yang dibutuhkan untuk pengembangan kariernya.