Derby Catalan Barcelona vs Espanyol Berpotensi Digelar Tanpa Penonton, Ini Sebabnya
Espanyol mungkin harus mengadakan pertandingan kandang Derby Catalan melawan Barcelona tanpa adanya penonton yang hadir.
Barcelona semakin mendekati kemungkinan meraih gelar juara La Liga untuk musim ini. Kesempatan terbaik untuk mengamankan gelar tersebut akan hadir akhir pekan ini saat mereka bertanding dalam El Clasico melawan Real Madrid, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11-5-2025) di Stadion Olimpiade Lluis Companys. Saat ini, tim yang dilatih oleh Hansi Flick tersebut berada di puncak klasemen dengan koleksi 79 poin dan masih menyisakan empat pertandingan.
Namun, minggu ini menjadi momen penting bagi Blaugrana, tidak hanya karena pertandingan melawan Madrid, tetapi juga karena mereka akan menghadapi leg kedua semifinal Liga Champions melawan Inter Milan di San Siro, Rabu dini hari WIB (7-5-2025). Pertandingan pertama antara kedua tim berakhir dengan skor imbang 3-3, menandakan bahwa duel ini akan berlangsung sengit untuk memperebutkan tiket ke final.
Setelah menjalani El Clasico, Barcelona akan melanjutkan perjalanan mereka dengan bertandang ke markas Espanyol untuk pertandingan Derbi Catalan yang dijadwalkan di RCDE Stadium, Jumat dini hari WIB (16-5-2025). Namun, ada kemungkinan pertandingan ini akan dilangsungkan tanpa kehadiran penonton akibat insiden yang terjadi pada pertandingan sebelumnya antara Espanyol. Dengan situasi ini, Barcelona harus tetap fokus dan berjuang keras untuk mencapai target mereka di kedua kompetisi yang sedang mereka jalani.
Kemungkinan Derby Catalan diadakan tanpa kehadiran penonton
Espanyol baru saja bertanding melawan Real Betis pada hari Minggu lalu, di mana mereka mengalami kekalahan dengan skor 1-2. Gol yang menentukan kemenangan Betis dicetak oleh Antony, seorang pemain yang dipinjam dari Manchester United, pada menit pertama masa tambahan waktu.
Namun, kemenangan Betis bukanlah satu-satunya sorotan pada malam itu. Setelah gol tersebut, beberapa penonton melemparkan tiga pemantik api ke arah kiper Betis, Adrian Sanchez. Insiden ini dicatat secara resmi dalam laporan pertandingan oleh wasit Guillermo Cuadra Fernandez.
Menurut laporan dari Diario AS, insiden tersebut mengakibatkan pertandingan dihentikan sementara. Pihak penyelenggara juga mengumumkan bahwa laga tidak akan dilanjutkan hingga situasi dapat dikendalikan dan lemparan benda ke lapangan dihentikan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun hasil pertandingan menjadi perhatian, tindakan tidak sportif dari penonton juga menjadi masalah serius yang harus ditangani. Kejadian ini tentunya akan menjadi catatan penting bagi pihak keamanan dan penyelenggara dalam mengelola pertandingan di masa depan.
Bukan kejadian yang pertama
Situasi semakin memburuk dengan adanya fakta bahwa kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi di RCDE Stadium pada musim ini. Pada bulan Oktober lalu, ketika Espanyol menghadapi Villarreal dan mengalami kekalahan 1-2, sebuah gelas dilemparkan ke arah wasit Alejandro Quintero Gonzalez dan mengenai tubuhnya.
Akibat dari insiden tersebut, Espanyol dikenakan denda sebesar 3.000 euro dan diberi sanksi larangan menggelar satu laga kandang dengan penonton, meskipun hukuman itu bersifat percobaan. Ini berarti jika pelanggaran yang sama terjadi lagi di masa mendatang, sanksi berupa 'penutupan stadion' akan segera diterapkan.
Dengan adanya insiden terbaru ini, federasi disipliner La Liga diperkirakan akan segera memulai penyelidikan. Jika keputusan untuk menjatuhkan sanksi benar-benar diambil, maka pertandingan Derby Catalan melawan Barcelona hampir pasti akan berlangsung tanpa kehadiran suporter di tribun. Hal ini tentunya akan menjadi kerugian bagi kedua tim, terutama bagi Espanyol yang kehilangan dukungan langsung dari para penggemarnya dalam pertandingan penting tersebut.
Dampak Stadion Kosong pada Pertandingan Derby
Bermain di stadion yang sepi bukan hanya sekadar menciptakan suasana yang kosong, tetapi juga dapat memengaruhi semangat dan intensitas permainan. Pemain, pelatih, dan ahli sepak bola sering kali menekankan betapa pentingnya dukungan dari penonton, terutama pada pertandingan-pertandingan besar seperti derby atau pertandingan yang menentukan gelar.
Saat ini, masa depan Derby Catalan tergantung pada keputusan otoritas disipliner La Liga. Dalam beberapa hari mendatang, keputusan resmi akan menentukan apakah salah satu pertandingan paling emosional dalam kalender La Liga musim ini akan tetap berlangsung dengan meriah atau berubah menjadi duel yang sepi tanpa sorakan dari tribun.
Sumber: Sporting News