Heboh! Luna Maya Alami Insiden Terjebak Arus Sungai Saat Syuting Film Horor
Luna Maya mengalami kejadian mengkhawatirkan saat syuting film terbarunya, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Menjelang peluncuran film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang akan tayang di bioskop Indonesia pada 18 Maret 2026, Luna Maya menceritakan pengalaman menarik yang ia alami saat syuting. Dalam film ini, ia berperan sebagai Suzzanna dan harus menjalani berbagai adegan yang berisiko tinggi, salah satunya adalah adegan di mana ia terhanyut ke dalam sungai. Untuk melaksanakan adegan tersebut, Luna Maya dipandu oleh sutradara Azhar Kinoi Lubis dan harus mengenakan wig, riasan wajah, serta kostum yang cukup berat. Menariknya, ia tidak menggunakan pemeran pengganti dalam adegan tersebut.
Video behind the scene yang menampilkan Luna Maya terseret arus sungai diunggah oleh rumah produksi Soraya Intercine Films di kanal YouTube pada 28 Februari 2026. Dalam video tersebut, terlihat betapa derasnya arus sungai dan medan di sekitarnya yang terjal serta dipenuhi batuan tajam.
Meskipun demikian, tim produksi telah melakukan langkah-langkah pengamanan yang sesuai dengan standar, melibatkan para profesional untuk menjaga keselamatan. Luna Maya pun dilengkapi dengan berbagai alat pengaman untuk mencegah cedera, dan tim stunt telah disiapkan di lokasi pada titik-titik tertentu untuk menjaga keamanan saat syuting.
Ketegangan terasa saat Luna Maya menjalani adegan di mana ia terseret arus sungai. Pada awalnya, ia dapat mengatasi derasnya arus, namun situasi menjadi mencekam ketika ia tiba-tiba tenggelam dalam waktu yang cukup lama sebelum akhirnya muncul kembali ke permukaan. "Kena arus air di dalam, tergulung.
Pas aku mau naik ke permukaan, malah aku tertarik ke dalam makin dalam lagi. Belum lagi tertabrak batu, terminum air juga, ditambah wig dan make up prostetis yang berat," ungkap Luna Maya saat berbagi cerita tentang pengalaman menegangkan tersebut.
Gunakan tabung oksigen
Dalam sebuah pernyataan resmi yang diterima oleh Liputan6.com pada Rabu, 4 Maret 2026, Luna Maya mengungkapkan bahwa proses syuting dilakukan di Sungai Citumang yang terletak di Desa Bojong, Pangandaran, Jawa Barat. Sungai ini memiliki luas mencapai 6,6 hektar, memberikan latar yang menarik untuk pengambilan gambar.
Selama menjalani adegan yang menantang dan ekstrem, bintang sinetron Nada Cinta harus beberapa kali menggunakan tabung oksigen untuk membantu menstabilkan napasnya. Pengalaman ini menunjukkan betapa seriusnya Luna dalam menjalani perannya dan tantangan yang dihadapi selama proses syuting.
Melemaskan badan
"Aku sempat berpikir, kok lama banget ya di dalam arus sungai. Jadi aku harus melemaskan badanku, karena kalau aku makin panik malah bisa habis tenaga dan napas. Ini pengalaman yang seru sekali," ujar Luna Maya. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menjadi film ketiga di mana Luna Maya berperan sebagai Suzzanna dalam franchise horor yang telah menarik perhatian banyak penonton. Sebelumnya, ia berhasil memberikan penampilan yang meyakinkan dalam film Bernapas Dalam Kubur dan Malam Jumat Kliwon, yang juga sangat diminati oleh para penggemar genre horor.
Penguasa desa
Film ini menceritakan kisah Suzzanna yang diperankan oleh Luna Maya, yang terjebak dalam cinta dengan Bisman, seorang penguasa desa yang terkenal kejam. Ketidakpuasan Bisman terhadap kekuasaan yang dimilikinya membuatnya gelap mata dan berbuat nekat, termasuk menyantet ayah Suzzanna hingga tewas. Dendam yang mendalam atas kematian ayahnya mendorong Suzzanna untuk mempelajari ilmu Santet sebagai cara untuk membalas dendam. Di tengah perjalanan hidupnya, Suzzanna juga menemukan cinta sejatinya pada Pramuja, yang diperankan oleh Reza Rahadian.
Pramuja adalah sosok pria taat agama yang tidak menyadari rahasia kelam yang menyelimuti kehidupan Suzzanna.
Kisah ini menggambarkan perjalanan Suzzanna yang penuh liku-liku, di mana ia harus berhadapan dengan kekejaman dan pengkhianatan, sekaligus mencari cinta dan keadilan. Ketika cinta dan balas dendam bertemu, Suzzanna harus memilih antara jalan yang benar atau membiarkan hatinya dipenuhi oleh rasa dendam.
Film ini tidak hanya menawarkan cerita yang menarik, tetapi juga menggambarkan konflik batin yang dialami oleh Suzzanna, yang harus berjuang antara cinta dan balas dendam. Dengan latar belakang yang penuh nuansa mistis, film ini berhasil menyajikan ketegangan yang membuat penonton terus penasaran dengan nasib Suzzanna dan Pramuja.