Tumbuh pesat, ini rencana aksi OJK kelola Fintech di Tanah Air

Kamis, 21 Desember 2017 21:00 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Tumbuh pesat, ini rencana aksi OJK kelola Fintech di Tanah Air Ilustrasi fintech. © business insider

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan layanan jasa keuangan berbasis teknologi (fintech) mengalami pertumbuhan cukup pesat. Berdasarkan data OJK, bisnis fintech hingga Desember telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp 2,26 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK, Riswinandi, mengatakan OJK akan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk membentuk fintech center di tingkat nasional. Hal ini untuk melakukan fungsi koordinasi agar penyelenggaraan kegiatan fintech tetap dapat tumbuh dan berkembang namun tidak melupakan aspek keamanan dan perlindungan konsumen.

"OJK juga telah menyusun rancangan POJK mengenai inovasi keuangan digital, rencananya akan diterbitkan pada triwulan pertama 2018. OJK juga akan menyusun roadmap fintech OJK untuk 5 tahun ke depan untuk menjadi acuan dalam pengembangan, pengaturan, dan pengawasan fintech," kata Riswinandi di Gedung OJK, Jakarta Pusat, Kamis (21/12).

Saat ini, lanjutnya, telah ada 27 perusahaan fintech yang telah terdaftar dan mendapat izin OJK. Rinciannya yaitu 26 berlokasi di Jabodetabek dan 1 di Surabaya. "Total pembiayaan bisnis fintech ini telah mencapai Rp 2,26 triliun dengan 290.335 peminjam," ujarnya.

Kendati demikian, dia menilai kehadiran fintech tidak akan mengancam eksistensi perbankan. "Fintech lending tidak bisa lepas dari perbankan. Karena untuk menyalurkan uang dari investor dan ditangkap dari si peminjam, itu semua melalui mekanisme perbankan. Jadi tetep bank harus ada, tidak mungkin dia akan disisihkan oleh si fintech," ujarnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini