Doa Bersama di Hari Terakhir Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal

Hingga kini, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Doa Bersama di Hari Terakhir Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal
Doa Bersama di Hari Terakhir Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal

Lantunan ayat suci Alquran dan selawat menggema di Posko Utama SAR Carita, Pandeglang, Kamis (17/9/2026) siang. Sejumlah warga menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang masih dalam pencarian di Selat Sunda.

Doa bersama tersebut diikuti sejumlah unsur masyarakat dari tiga kecamatan serta organisasi perangkat desa. Di antaranya Majelis Ta'aruf dari tiga kecamatan, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi).

Kamis (17/9/2026) menjadi hari terakhir operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Hingga kini, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut.

Lima jurnalis yang masih dicari yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni, jurnalis lepas.

Sementara tiga kru kapal yakni Warta Surahman sebagai kapten, Sukarman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.

Kedelapan orang tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9/2026) saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Pemilik Kapal Arupadhatu 1, Sandi Wiyasa, mengatakan doa bersama digelar sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar agar lima jurnalis dan tiga kru yang masih dicari segera ditemukan.

Sandi mengatakan sejumlah ulama dan ustaz turut hadir atas inisiatif masing-masing untuk memberikan dukungan moral.

“Ini inisiatif sendiri untuk mendukung moral terhadap saya, supaya masalah ini segera selesai dan kita segera menemukan,” kata Sandi, Kamis (17/9/2026).

Pencarian Diharapkan Tetap DilanjutkanSandi berharap pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal tetap dilanjutkan meski operasi SAR telah memasuki hari ke-10.

 

Harapan Terakhir Keluarga

Menurut dia, keluarga dan masyarakat masih berharap seluruh orang yang belum ditemukan dapat segera ditemukan.

“Kalau harapan kami, pasti masih berlanjut. Karena memang ini belum ditemukan, mudah-mudahan segera ditemukan dan pencarian itu terus berlanjut,” ujar Sandi.

Sandi mengatakan masyarakat akan tetap berupaya mencari jika operasi resmi nantinya dihentikan. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menghubungi para nelayan untuk ikut membantu pencarian.

“Kami masyarakat terus berusaha mencari. Kami akan menghubungi para nelayan, sekalian dia usaha, sekalian juga membantu pencarian. Kita tidak akan berhenti kalau dari kami sendiri,” ujar Sandi.

Dia juga mengajak masyarakat menyikapi peristiwa tersebut sebagai musibah bersama serta terus mendoakan agar orang-orang yang masih dalam pencarian diberikan kesehatan dan keluarga mereka diberi kekuatan serta kesabaran.

Rekomendasi