Menteri Bahlil Jamin Stok BBM Aman

Di tengah pemulihan NTT, Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional aman. Namun ia mengakui ada hambatan distribusi dan pemulihan listrik belum 100%.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Menteri Bahlil Jamin Stok BBM Aman
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden Prabowo terkait evaluasi penataan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di kawasan hutan. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyoroti tantangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat akses infrastruktur yang terganggu.

Di sisi lain, ia menyampaikan perbaikan kelistrikan perlahan berjalan di sejumlah daerah terdampak meski belum sepenuhnya normal.

Pemerintah menyebut percepatan pemulihan pasokan energi terus dikerjakan di lapangan untuk mendukung penanganan bencana.

Bahlil Lahadalia Pastikan Stok BBM Aman

Dalam keterangannya di DPP Partai Golkar, Selasa (18/8/2026), Bahlil Lahadalia menegaskan cadangan BBM nasional berada di atas batas minimum yang ditetapkan pemerintah.

"Mengenai dengan BBM kita, cadangan kita sekarang, Alhamdulillah masih tetap di atas minimum nasional. Artinya kita masih aman lah," kata Bahlil di DPP Partai Golkar, Selasa (18/8/2026).

Bahlil juga menegaskan komitmen penanganan di lapangan.

"Tapi kita akan bekerja keras terus, Dirut Pertamina sama PLN kemarin masih berada di lokasi bencana dan kita sangat serius," tegasnya.

Akses Terbatas Hambat Distribusi di NTT

Menurut Bahlil, persoalan utama di daerah terdampak bencana bukan pada ketersediaan BBM, melainkan hambatan distribusi.

Sejumlah wilayah di NTT sempat sulit dijangkau karena infrastruktur yang terdampak, sehingga arus distribusi tidak bisa segera masuk.

"Untuk distribusi, khusus di wilayah bencana seperti di NTT, memang ada beberapa daerah yang awalnya itu susah untuk kita masuki karena persoalan infrastruktur," ujarnya.

Pemulihan Listrik Bertahap, Belum Sepenuhnya Pulih

Bahlil menyebut perbaikan infrastruktur ketenagalistrikan mulai menunjukkan kemajuan. Ia mengingatkan bahwa pada awal kejadian banyak daerah mengalami pemadaman.

"Perlahan-lahan sudah mulai ada perbaikan, termasuk juga listrik. Awalnya banyak daerah yang kena itu mati lampu, sekarang perlahan-lahan sudah bisa kita selesaikan," katanya.

Ia menambahkan proses pemulihan belum menyentuh seluruh titik karena masih ada tahapan penyaluran dari gardu ke lokasi terdampak.

"Sudah barang tentu belum 100% karena gardu induknya itu sudah nyala, tapi untuk suplai ke lokasinya itu yang membutuhkan beberapa waktu lagi sedikit," jelas Bahlil.

Golkar Salurkan Donasi Rp 4 Miliar untuk Korban NTT

Di luar aspek teknis pemulihan energi, Partai Golkar melalui fraksi dan kader menghimpun donasi sekitar Rp 4 miliar untuk tahap awal penyaluran kepada warga terdampak.

"Khusus untuk urusan NTT, kita memang dari Partai Golkar, fraksi dan kader, itu sudah mengumpulkan dana, donasi kurang lebih sekitar 4 miliar rupiah yang akan langsung disumbangkan ke saudara-saudara kita yang ada di NTT," ujar Bahlil.

Bahlil menyampaikan duka dan keprihatinan kepada masyarakat NTT yang terdampak serta berharap mereka diberi kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi bencana.

Rekomendasi