Prabowo Soal Utang Whoosh: Tak Perlu Diributkan, Saya Tanggung Jawab

Presiden Prabowo meminta masyarakat agar tidak khawatir terkait dengan utang Whoosh senilai Rp116 triliun. Ia memastikan akan bertanggung jawab.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Prabowo Soal Utang Whoosh: Tak Perlu Diributkan, Saya Tanggung Jawab
Prabowo Soal Utang Whoosh: Tak Perlu Diributkan, Saya Tanggung Jawab (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tak khawatir dan ribut soal utang proyek kereta cepat Whoosh senilai Rp116 triliun.

Ia menegaskan dirinya akan bertanggung jawab atas penyelesaian utang Whoosh.

"Enggak usah khawatir, ribut-ribut Whoosh, saya sudah pelajari masalahnya. Tidak ada masalah, saya akan tanggung jawab nanti Whoosh semuanya," kata Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (4/11).

Prabowo Minta KAI Tak Perlu Khawatir

LRT Jabodebek Tampung Lonjakan Penumpang, jadi Pilihan Transportasi ke Bekasi
Penumpang menunggu kedatangan kereta LRT Jabodebek di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (30/1/2024). (Liputan6.com/Herman Zakharia) © 2026 Liputan6.com

Kepala Negara mengaku sudah mengetahui permasalahan di Whoosh dan tidak ada masalah. Untuk itu, ia meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) tak khawatir dengan penyelesaian utang Whoosh.

"Indonesia bukan negara sembarangan, saya hitung enggak ada masalah PT KAI enggak usah khawatir, semuanya enggak usah khawatir. Kita layani rakyat kita, kita berjuang untuk rakyat kita. Teknologi semua sarana itu tanggung jawab bersama dan itu diujungnya tanggung jawab RI. Jadi saya sekarang tanggung jawab Whoosh," jelasnya.

Jangan Hitung Untung Rugi

Ekonomi Sepekan: Whoosh Angkut 12 Juta Penumpang, PPN Turun, hingga Utang Kereta Cepat Dikaji
Sorotan Ekonomi Sepekan mencakup isyarat Magang Nasional berlanjut, opsi penurunan PPN, hingga kajian utang KCIC, serta fakta menarik 12 juta penumpang Whoosh. Simak selengkapnya! AntaraNews

Prabowo menekankan transportasi publik jangan dihitung untung dan rugi, namun manfaatnya untuk rakyat.

Dia menyebut seluruh dunia menggunakan skema public service obligation (PSO) dalam pelayanan publik, termasuk transportasi umum.

"Tadi disampaikan Menhub, semua kereta api kita, pemerintah subsidi 60 persen, rakyat bayar 20 persen. Ya ini kehadiran negara, ini kehadiran negara. Dari mana uang itu? Dari uang rakyat, dari pajak, dari kekayaan negara," tutur Prabowo. 

Rekomendasi