Baznas Ajak Pemkab Majalengka Wujudkan Kemandirian Ekonomi Berbasis Masjid

Baznas RI dan Pemkab Majalengka bersinergi strategis untuk membangun Kemandirian Ekonomi Majalengka melalui optimalisasi potensi masjid. Simak detail program percontohan nasional ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Baznas Ajak Pemkab Majalengka Wujudkan Kemandirian Ekonomi Berbasis Masjid
Baznas RI dan Pemkab Majalengka bersinergi strategis untuk membangun Kemandirian Ekonomi Majalengka melalui optimalisasi potensi masjid. Simak detail program percontohan nasional ini! (AntaraNews)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka telah menjajaki sinergi strategis. Kolaborasi ini bertujuan mewujudkan kemandirian ekonomi para mustahik melalui optimalisasi potensi berbasis masjid di Majalengka. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.

Pimpinan Baznas RI, Sodik Mudjahid, menjelaskan bahwa program Baznas Microfinance Masjid (BMM) menjadi fokus utama yang siap diakselerasi di daerah tersebut. Majalengka dinilai memiliki ekosistem Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang sangat kuat. Ekosistem ini bahkan menyentuh level Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Kondisi ini menjadi modal berharga untuk keberhasilan program.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyatakan kesiapan penuh daerahnya untuk menjadi pionir dan model percontohan nasional. Kesiapan ini merupakan wujud komitmen kuat pemerintah daerah dalam menyelaraskan anggaran. Tujuannya agar sejalan dengan program-program strategis yang diinisiasi oleh Baznas RI.

Strategi Baznas Mengembangkan Kemandirian Ekonomi Berbasis Masjid

Sodik Mudjahid mengungkapkan bahwa dari 13 program prioritas Baznas se-Indonesia, BMM adalah program terdekat yang siap diimplementasikan. Beliau berharap Majalengka dapat menjadi model percontohan nasional dalam pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis masjid. Hal ini menunjukkan potensi besar Majalengka dalam pemberdayaan umat.

Program pemberdayaan berbasis masjid ini diyakini akan berjalan optimal dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Baznas akan menyediakan modal awal untuk program ini. Selain itu, ruang kolaborasi permodalan bersama pihak lain juga terbuka luas, memperkuat dukungan finansial.

Sodik juga menekankan pentingnya legalitas koperasi bagi setiap DKM masjid untuk mendukung keberlanjutan program. "Untuk modal, Insya Allah, ada, tapi ini legalitasnya koperasi nanti. Jadi DKM masjid itu baiknya semua punya lembaga koperasi ya," lanjut Sodik. Beliau sangat mengapresiasi dukungan Pemkab Majalengka dalam membesarkan dan memfasilitasi pengembangan Baznas di daerah tersebut.

Komitmen Kuat Pemkab Majalengka untuk Kemandirian Ekonomi

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan kesiapan penuh pemerintah daerahnya untuk menjadi pionir. Majalengka siap menjadi model percontohan nasional dalam pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi keumatan yang diinisiasi Baznas RI. Ini menunjukkan visi pemerintah daerah yang proaktif dalam kesejahteraan masyarakat.

Kesiapan tersebut merupakan bukti nyata dari komitmen kuat pemerintah daerah yang dapat menyelaraskan anggaran. Anggaran daerah akan disinergikan secara optimal. Tujuannya adalah mendukung program-program strategis dari Baznas RI demi tercapainya Kemandirian Ekonomi Majalengka.

Bupati Eman Suherman menambahkan, "Kalau beliau (Ketua Baznas) punya program strategis yang perlu ada pionir, Majalengka siap." Beliau menekankan bahwa dukungan tidak hanya berupa kebijakan. Namun, juga penganggaran yang bersinergi penuh untuk kesuksesan program ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi