Pertamina Optimalisasi Penyaluran BBM Medan, Antrean SPBU Kembali Normal

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berhasil melakukan optimalisasi penyaluran BBM Medan, membuat antrean di SPBU kembali normal dan pelayanan semakin lancar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pertamina Optimalisasi Penyaluran BBM Medan, Antrean SPBU Kembali Normal
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berhasil melakukan optimalisasi penyaluran BBM Medan, membuat antrean di SPBU kembali normal dan pelayanan semakin lancar. (AntaraNews)

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah berhasil mengoptimalkan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. Upaya ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Hasilnya, pelayanan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kini semakin lancar, dengan antrean kendaraan yang mulai kembali normal.

Optimalisasi penyaluran BBM Medan ini merupakan respons cepat Pertamina terhadap dinamika kebutuhan energi di lapangan. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan serta kenyamanan konsumen. Berbagai inisiatif telah diimplementasikan guna mempercepat proses distribusi dan mengurangi waktu tunggu.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen perusahaan. Pihaknya terus memperkuat seluruh rantai pasok energi demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia menyatakan antrean SPBU berangsur normal berkat percepatan distribusi bersama pemangku kepentingan.

Strategi Komprehensif Optimalisasi Penyaluran BBM Medan

Dalam rangka mempercepat pemulihan distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengoperasikan Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam penuh. Langkah ini krusial untuk memastikan pasokan tidak terhambat. Selain itu, penambahan armada mobil tangki melalui skema spot charter juga dilakukan.

Penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT) menjadi fokus lain untuk mendukung kelancaran operasional di lapangan. Suplai BBM juga dioptimalkan dari berbagai fasilitas. Ini termasuk Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.

Sinergi kuat terjalin antara Pertamina dengan berbagai pihak terkait. Kolaborasi ini melibatkan BPH Migas, TNI, Polri, pemerintah daerah, Hiswana Migas, pengusaha SPBU, serta mitra transportir. Tujuannya adalah agar distribusi BBM berlangsung lebih cepat dan efektif.

Pemantauan dan Respons Cepat Ketersediaan BBM

Selain memastikan kelancaran distribusi, Pertamina secara aktif melakukan pemantauan terhadap stok dan penyaluran di seluruh SPBU. Sistem pemantauan ini penting untuk mengidentifikasi potensi kekurangan pasokan. Hal ini dilakukan guna menjaga stabilitas ketersediaan BBM di setiap titik distribusi.

Apabila terdeteksi adanya peningkatan kebutuhan BBM di suatu wilayah, Pertamina segera melakukan penyesuaian pasokan. Penyesuaian ini dilakukan melalui skema Reguler Alternatif Emergency (RAE). Skema RAE memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga optimal bagi masyarakat.

Perbaikan kondisi penyaluran BBM ini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Samsuri (60), seorang pengemudi ojek daring di Kota Medan, mengungkapkan pengalamannya. Ia menyebut antrean pengisian BBM yang sebelumnya sempat terjadi kini sudah berkurang signifikan. Pelayanan di SPBU juga kembali lebih lancar.

Samsuri menyampaikan apresiasinya atas upaya yang telah dilakukan. "Sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik. Antrean sudah berkurang dan pengisian BBM juga lebih lancar. Saya merasakannya sendiri. Terima kasih kepada pemerintah dan Pertamina yang terus bekerja sehingga kondisinya semakin membaik," ungkapnya.

Komitmen Pertamina dalam Pengawasan Lapangan

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, Pertamina terus memastikan distribusi BBM berjalan optimal. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan peninjauan langsung. Peninjauan ini dilakukan bersama Kepala BPH Migas.

Lokasi peninjauan adalah operasional SPBU di Kota Binjai. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk melihat kondisi pelayanan di lapangan secara langsung. Ini juga untuk memastikan pasokan dan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Kegiatan peninjauan ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas layanan. Perusahaan berupaya memastikan seluruh proses distribusi berjalan sesuai standar. Hal ini demi kepuasan dan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi tanpa kendala.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi