Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) secara konsisten melakukan pendampingan strategis bagi para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan unit usaha mereka berjalan optimal. Selain itu, program ini juga membuka akses permodalan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan UMKM (Disnakertranskopumkm) Manggarai Barat, Theresia P Asmon, menjelaskan pentingnya pendampingan ini. Menurutnya, proposal bisnis yang kuat adalah syarat utama untuk mendapatkan dana dari Himbara, termasuk dana hibah lainnya. Proses ini krusial untuk legalitas dan keberlanjutan koperasi.
Sebanyak 169 Kopdes Merah Putih tersebar di 12 kecamatan di Manggarai Barat. Hingga pekan lalu, 62 Kopdes telah berhasil mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas formal. Sisanya masih dalam proses penyelesaian administrasi.
Advertisement
Advertisement
Strategi Penguatan Perencanaan Bisnis Kopdes Merah Putih
Penguatan perencanaan bisnis menjadi fokus utama dalam pendampingan Kopdes Merah Putih. Pekan lalu, pelatihan intensif telah diberikan kepada pengurus dan pengawas koperasi. Materi utama yang disampaikan adalah cara merancang Business Model Canvas (BMC) yang efektif dan terstruktur.
Theresia P Asmon menekankan bahwa setiap unit usaha yang dipilih oleh Kopdes harus dihitung secara sistematis. Hal ini penting agar mereka mampu menyusun proposal yang layak. Proposal tersebut nantinya akan diverifikasi oleh tim pemberi atau penyedia dana, memastikan kelayakan bisnis.
Setelah pelatihan, peserta diminta untuk mengirimkan hasil rancangan BMC mereka untuk dinilai oleh dinas terkait. Namun, belum ada desa yang mengirimkan rancangan tersebut hingga saat ini. Dinas menemukan adanya variasi tingkat kesulitan, terutama terkait sumber daya manusia (SDM) di desa.
Advertisement
Menanggapi kendala SDM, Disnakertranskopumkm berencana membuat template proposal yang lebih mudah diisi. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses penyusunan proposal oleh Kopdes Merah Putih. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan koperasi.
Advertisement
Kolaborasi Pemkab dan Himbara untuk Akses Permodalan
Untuk mempercepat proses verifikasi proposal bisnis, Pemerintah Daerah Manggarai Barat akan melibatkan pihak Himbara secara langsung. Keterlibatan ini diharapkan dapat memangkas birokrasi dan memperlancar akses permodalan bagi Kopdes Merah Putih. Kolaborasi ini menjadi kunci sukses program.
Proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) juga terus digenjot sebagai bagian dari legalitas formal. NIB memastikan bahwa kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh Kopdes Merah Putih sah di mata hukum. Ini adalah langkah fundamental untuk membangun kepercayaan dan kredibilitas koperasi.
Dengan adanya NIB dan proposal bisnis yang terstruktur, Kopdes Merah Putih diharapkan lebih mudah mendapatkan dukungan finansial. Akses permodalan yang lancar akan memungkinkan koperasi mengembangkan unit usahanya. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat desa.
Advertisement
Komitmen Pemkab Mabar dalam mendampingi Kopdes Merah Putih mencerminkan upaya serius dalam pengembangan ekonomi lokal. Program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga pada fasilitasi akses ke sumber daya penting. Dukungan berkelanjutan ini diharapkan menciptakan koperasi yang mandiri dan berdaya saing.
Sumber: AntaraNews