Rangkaian Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan resmi berakhir. Program hasil kolaborasi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan InJourney Group ini fokus memperkuat fondasi Desa Bulok sebagai kawasan desa wisata yang bersih, berdaya, dan berkelanjutan.
Selama empat hari pelaksanaan, program ini menjangkau sektor UMKM, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan. Sebanyak 40 pelaku UMKM mendapatkan pelatihan laporan keuangan dan digitalisasi, sementara enam pengelola guest house dibekali pelatihan hospitality.
Aksi nyata juga menyasar sektor lingkungan dan kesehatan warga:
- Pendidikan: 150 siswa mengikuti program Relawan Mengajar yang membawakan materi gizi, pencegahan napza, dan kedisiplinan.
- Kesehatan: Sekitar 400 warga mengikuti jalan sehat dan posyandu, mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, hingga pembagian makanan bergizi.
- Kebersihan Pesisir: Kolaborasi 10 relawan BUMN dan 71 warga berhasil mengumpulkan 700 kilogram sampah dari Pantai Teluk Nipah, sekaligus membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dalam rangka HUT ke-81 RI.
- Hijaukan Desa: Penyerahan dan penanaman 810 bibit kelapa bersama Kelompok Tani Desa Bulok untuk pemanfaatan lahan produktif.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan pentingnya kemandirian warga usai program berakhir.
"Relawan Bakti BUMN dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama yang melanjutkan perubahan. Tujuannya agar potensi Desa Bulok dapat dikelola secara mandiri dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," ujar Denaldy.
Advertisement
Respons Positif Warga Lokal
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Supriyanto, seorang pelaku usaha homestay di Desa Bulok, mengaku mendapatkan perspektif baru dalam mengelola lingkungan dan peluang bisnis.
"Desa Bulok memiliki potensi yang masih dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, masyarakat merasakan perhatian dan dukungan yang besar," kata Supriyanto.
Ia menambahkan, aksi pembersihan Pantai Teluk Nipah serta bantuan sarana pengelolaan sampah membuka wawasan warga bahwa sampah punya nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. "Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan, arahan, dan ilmu yang diberikan. Mudah-mudahan pengetahuan tersebut dapat kami pahami dan aplikasikan," lanjutnya.
Advertisement
Jaga Keberlanjutan Desa Wisata
Penutupan acara dihadiri oleh Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN I (Persero) Siwi Peni (mewakili Direksi PTPN III), Director Office of the Board Danantara Asset Management Tony Andrianto, Sekda Lampung Selatan Supriyanto, dan GM Bandara Internasional Radin Inten II Kiki Eprina Arieanti.
Dalam sambutannya, Siwi Peni mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan menekankan bahwa berakhirnya kegiatan bukanlah akhir dari kolaborasi."
Keberlanjutan menjadi hal yang paling penting. Kami berharap manfaat program ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan," imbau Siwi.