Tips memulai bisnis jasa sopir harian

Bisnis penyedia jasa sopir harian bisa menjadi peluang usaha menjanjikan bagi Anda yang berkeinginan memulai wirausaha.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Tips memulai bisnis jasa sopir harian
Ilustrasi mengemudi. Shutterstock/Anze Mulec

Bisnis penyedia jasa sopir harian bisa menjadi peluang usaha menjanjikan bagi Anda yang berkeinginan memulai wirausaha. Selain kebutuhan modal minim, ternyata para pemain di bisnis ini juga masih terbilang sedikit.Salah satunya Thomas Rohedi (41) yang memulai bisnis penyedia sopir sejak dua tahun lalu. Idenya muncul ketika dirinya tengah menjalankan bisnis rental mobil. Para kliennya kerap mengeluhkan minimnya tenaga sopir khususnya untuk jangka penyewaan harian di Jakarta. Akhirnya dirinya mencetuskan bisnis melalui situs jasasupirpribadi.com. Bukan hanya Thomas, pemain bisnis penyedia sopir ini juga digeluti oleh Jukaka (29) melalui www.cari-supir.comLalu apa saja tips untuk memulai bisnis jasa penyedia sopir ini agar aman dan lancar. Pasalnya, bisnis jasa ini sangat bersentuhan dengan aspek kepercayaan dan keamanan. Maka dari itu, berikut Thomas dan Jukaka berbagi pengalamannya melalui merdeka.com:

Perekrutan sopir diupayakan hasil rekomendasi

Jukaka mengatakan selama proses perekrutan sopir baru mengandalkan sistem kepercayaan. Perekrutan hasil rekomendasi memiliki keunggulan lebih terpercaya dan aman."Jadi kami punya 12 sopir inti, biasanya rektrumen sopir baru dari temannya 12 sopir tersebut, ya dari mulut ke mulut lah. Cara ini paling aman dan terpercaya sehingga sampai saat ini saya sudah punya 30 sopir aktif," jelas dia.

Pastikan data diri sopir jelas

Thomas memiliki pengalaman pahit, di mana suatu saat pernah merekrut sopir yang bermasalah dengan perusahaan lamanya. Diakuinya, permasalahan tersebut menjadi fatal untuk menjalani bisnisnya sekarang."Data riwayat diri sopir harus jelas, asal usulnya, jangan sampai sopir itu punya tagiihan utang di perusahaan sebelumnya namun ditagihnya di perusahaan sekarang," katanya.

Sopir harus hafal rute kota

Thomas mengatakan, sopir harus memiliki pengetahuan rute jalan di kota tujuan. Pasalnya, keinginan konsumen pada jasa sopir pribadi salah satunya cepat sampai ke tempat tujuan."Mereka tahu jalan mana yang tidak macet, karena klien maunya cepat menggunakan sopir pribadi itu," ungkap dia.

Pupuk kepercayaan konsumen

Jukaka mengatakan strategi pemasaran bisnis ini paling efektif adalah sistem kepercayaan. Jika klien sudah mempercayai seorang sopir, maka akan percaya secara keseluruhan ke perusahaan tersebut."Yang penting kepercayaan. Karena sebagian besar klien kami rata-rata para ibu yang mau antar jemput anak sekolah jadi harus aman," katanya.

Rekomendasi