Pergerakan rupiah diperkirakan stagnan

Prediksinya, rupiah stagnan di level Rp 9.700-9.720.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Pergerakan rupiah diperkirakan stagnan
idr rupiah. shutterstock

Data housing starts dari AS dan juga hasil survei Zew dari Jerman diyakini bakal mempengaruhi nilai tukar rupiah hari ini, Rabu (20/3), yang diprediksi stagnan di level Rp 9.700-9.720.

Dari dalam negeri, investor masih menunggu realisasi kebijakan dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menyatakan telah menyiapkan tiga opsi kebijakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang rencananya akan diumumkan pada awal April mendatang.

"Pemerintah perlu mengkaji secara matang kebijakan yang akan diputuskan terkait BBM karena dari kebijakan ini dapat mempengaruhi semua sector industry dan otomatis mempengaruhi tingkat inflasi dan pertumbuhan Indonesia selama 2013 nantinya," kata pengamat pasar uang Rahadyo Anggoro Widagdo kepada merdeka.com, Rabu (20/3).

Pada Selasa (19/03), rupiah ditutup stagnan di level Rp 9.714-9.716 setelah sebelumnya ditutup dilevel Rp 9.712-9.715. "Kondisi ini dipengaruhi sikap investor yang masih wait and see terhadap keputusan pemerintah Cyprus," kata Rahadyo.

Sentimen dari luar, para menteri keuangan zona Eropa tetap mendesak pemerintah Cyprus untuk memenuhi permintaan dana sebesar 5,8 miliar euro dengan cara mengenakan pajak di sektor perbankannya.

"Rumor di market saat ini mengindikasikan bahwa pemerintah Cyprus sedang mempelajari opsi kenaikan tingkat pajak yang lebih tinggi untuk account di bank sebesar 100.000 euro ke atas. Kalau memang opsi ini akan diambil, berarti tingkat pajak untuk account berjumlah kurang dari 100.000 euro akan diturunkan," jelas Rahadyo.

Secara umum, lanjutnya, kesan panik di market telah mereda setelah risk aversion mencuat pada sesi perdagangan Senin lalu. Namun, perlu diperhatikan dengan tetap adanya resiko contagion di zona Eropa apalagi dengan tingkat kepercayaan publik yang telah terpengaruh.

Rekomendasi