Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap USD hari ini, Selasa (7/8) diperkirakan akan bergerak stagnan pada kisaran Rp 9.445 hingga Rp 9.485 per USD.
Analis pasar uang Rahadyo Anggoro Widagdo mengatakan bahwa kemungkinan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5,75 persen bulan ini akan menahan laju pergerakan Rupiah.
"Akan tetapi, aktivitas lelang Sukuk dan SUN pada Selasa dan Kamis ini berpeluang mengangkat fluktuasi rupiah. Begitu pula dengan penjualan deposito berjangka valas yang diharapkan mengalami kelebihan permintaan," jelas Rahadyo, Selasa (7/8).
Sementara dari faktor eksternal, imbuh dia, aset berisiko diprediksi masih akan tertekan terimbas kentalnya perubahan risiko pada pelaku pasar. Ditengarai pelaku pasar masih kecewa atas hasil dari Bank Sentral Eropa dan Bank of England yang tidak mengeluarkan stimulus baru.
Bahkan, prediksi rilis data ekonomi Jerman dan Inggris pada pekan ini cenderung ikut tidak memberi sentimen positif buat Eropa. Minimnya penjualan obligasi para anggota zona euro berpotensi menambah tekanan yang memungkinkan Eropa semakin terpuruk.