Program Desa BRILiaN Berdayakan 5.000 Desa, BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Desa Nasional
Program Desa BRILiaN dirancang sebagai inisiatif pemberdayaan desa yang terintegrasi, dengan fokus pada penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan ekonomi desa terus menunjukkan hasil nyata. Hingga Desember 2025, BRI melalui Program Desa BRILiaN telah memberdayakan 5.000 desa di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari upaya memperkuat desa sebagai fondasi pemerataan ekonomi nasional.
Capaian tersebut sejalan dengan pengakuan yang diterima BRI pada Puncak Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Dalam momentum tersebut, BRI meraih penghargaan "Mendukung Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa", yang diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto kepada Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya.
Program Desa BRILiaN dirancang sebagai inisiatif pemberdayaan desa yang terintegrasi, dengan fokus pada penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), digitalisasi layanan dan transaksi, penerapan prinsip keberlanjutan, serta pengembangan inovasi berbasis potensi dan karakteristik lokal desa. Melalui pendekatan tersebut, desa didorong untuk menjadi lebih berdaya, mandiri, dan berkelanjutan dalam mengelola sumber-sumber ekonominya.
Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan bahwa keberhasilan Program Desa BRILiaN tidak terlepas dari komitmen BRI dalam mendampingi desa secara konsisten. Menurutnya, program ini menjadi bagian dari peran strategis BRI sebagai mitra pemerintah dalam membangun ekonomi dari desa, sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Republik Indonesia, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.
"Program Desa BRILiaN merupakan wujud komitmen BRI dalam mendukung penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan. Melalui penguatan ekosistem ekonomi dan perluasan akses layanan keuangan, BRI ingin mendorong desa agar mampu mengoptimalkan potensi lokalnya dan menjadi motor penggerak ekonomi," ujar Riko.
Puncak Hari Desa Nasional 2026
Puncak Hari Desa Nasional 2026 yang mengusung tema "Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia" turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, jajaran kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Boyolali, asosiasi desa se-Indonesia, kepala desa, serta para pemangku kepentingan pembangunan desa.
Selain Program Desa BRILiaN, BRI juga memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui berbagai inisiatif lainnya. Di antaranya adalah perluasan jaringan BRILink Agen untuk menghadirkan akses layanan keuangan hingga ke pelosok, pengembangan LinkUMKM sebagai platform digital penghubung pelaku UMKM dengan pasar dan mitra usaha, pelaksanaan Klasterku Hidupku untuk mendorong produktivitas usaha berbasis komunitas, serta penguatan Rumah BUMN sebagai pusat pembinaan UMKM.
BRI dorong pertumbuhan ekonomi desa
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari strategi berkelanjutan BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif, sekaligus memperkuat peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat, BRI optimistis pemberdayaan desa akan terus berkontribusi terhadap pemerataan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.