Menhub Budi: Tidak Boleh Ada Kapal Melebihi Kapasitas

Jumat, 7 Juni 2019 11:23 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Menhub Budi: Tidak Boleh Ada Kapal Melebihi Kapasitas Pelabuhan Kali Adem. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta operator pelabuhan agar konsisten menjalankan prosedur pengecekan sebelum kapal diizinkan berlayar. Hal tersebut penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

"Hari ini saya memang memastikan agar semua manajemen dan pengelolaan dari pelabuhan Kali Adem ini berlangsung dengan baik. Sebenarnya berlangsung dengan baik itu sederhana yang penting kita konsisten. Konsistennya saya cek tadi satu apakah ada manifes. Yang tadi saya cek itu tadi ada (manifes)," kata dia, dalam kunjungan ke Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, Jumat (7/6).

Dia pun meminta kepada segenap petugas pelabuhan untuk menjalankan pengecekan tadi dari awal hingga kapal diberangkatkan. "Saya memastikan tidak boleh ada kapal yang melebihi kapasitas. tidak boleh ada penumpang yang berangkat tanpa masuk manifest," ujarnya.

Setelah mengecek manifest, operator pelabuhan juga mesti selalu mengecek kondisi kapal. Dengan demikian, kapal yang berlayar benar-benar dalam kondisi laik jalan.

"Nah prosedur ini adalah prosedur baku. Saya minta pada kepala pelabuhan. Semua petugas petugas ini melajukan proses yang namanya membuat manifest dan mengecek di kapak apakah benar," tegas dia.

Dia pun meminta agar operator pelabuhan tak sungkan menyampaikan jika terjadi kekurangan armada. Hal tersebut tidak bisa jadi alasan untuk mengangkut penumpang melebihi kapasitas.

"Kalau terjadi kekurangan kita akan datangkan kapal dari tempat yang lain. Kami dengar sehari ini di sini hanya 400 (penumpang) kemarin 3.000 hari ini 5000. Lebih dari 10 kali lipat," ungkapnya.

"Saya lihat mereka kan lihat mereka dapat semacam ramp check. Pada kapal-kapal yang dicurigai sudah tidak baik harus dilakukan suatu cek dan kalau ternyata tidak laik ya enggak boleh berangkat," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini