Sebanyak 61 lulusan pendidikan vokasi binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi diberangkatkan untuk memulai karier profesional di panggung industri maritim internasional.
Pelepasan puluhan lulusan tersebut dilakukan dalam forum Vocational Goes to Actors (VOGA) 2026. Kegiatan ini dihadiri Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan II, Irwan Meilano, yang secara simbolis melepas para lulusan melalui prosesi pengalungan syal.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan sekaligus Direktur Eksekutif Ocean Institute of Indonesia, I Nyoman Radiarta mengungkapkan bahwa terdapat sebanyak 61 lulusan dari Ocean Institute of Indonesia (OII) diberangkatkan ke berbagai negara tujuan strategis.
Taiwan menjadi tujuan terbanyak dengan 27 lulusan, disusul Jepang sebanyak 22 orang, Suriname 6 orang, Korea Selatan 5 orang, dan Malaysia 1 orang. Keberangkatan ini merupakan bagian awal dari target penempatan lebih dari 300 lulusan vokasi KKP untuk periode 2026-2027.
Berdasarkan bidang keahliannya, lulusan yang diberangkatkan didominasi bidang perikanan tangkap sebanyak 44 orang. Sementara itu, 10 lulusan berasal dari bidang pengolahan hasil perikanan dan 7 orang lainnya dari bidang budidaya perikanan.
Advertisement
Misi Transfer Teknologi dan Wirausaha Baru
Di balik peluang kerja di luar negeri, KKP juga berharap para lulusan tersebut dapat membawa pulang pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama bekerja di industri perikanan internasional.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan II, Irwan Meilano, mengatakan pengalaman bekerja di negara lain dapat menjadi bekal bagi para lulusan untuk mengembangkan industri perikanan di dalam negeri. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi tenaga kerja profesional, tetapi juga mampu menciptakan usaha dan membuka lapangan pekerjaan setelah kembali ke Indonesia.
"Pengalaman-pengalaman mereka belajar di industri terbaik di luar negeri, membawa pengalaman ke dalam negeri, dan akhirnya bisa membangun industri di dalam negeri," ujar Irwan.
Para lulusan tersebut nantinya akan menjalani masa kerja dengan durasi yang bervariasi, mulai dari enam bulan atau menyesuaikan kebutuhan masing-masing perusahaan.
Melalui program penempatan ini, KKP berharap pendidikan vokasi perikanan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang siap bersaing di tingkat global, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang mampu mendorong kemajuan industri kelautan dan perikanan nasional.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388878/original/063555000_1793687591-IMG_0901.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344130/original/065318100_1788935911-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.55.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389166/original/017376900_1793698175-IMG_0876.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6370179/original/076427000_1779245274-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9361018/original/048874900_1790674042-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_11.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1020246/original/045297700_1444804579-20151014-_Ilustrasi_Kelapa_Sawit-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389054/original/054899900_1793694713-WhatsApp_Image_2026-11-03_at_15.20.29.jpeg)