KA Joglosemarkerto Jadi Pilihan Utama Masyarakat Selama Nataru 2025/2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA Joglosemarkerto sebagai kereta api terfavorit masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, menunjukkan tingginya minat perjalanan di Jawa Tengah.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa KA Joglosemarkerto menjadi pilihan utama masyarakat selama periode angkutan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kereta api ini menunjukkan tingkat keterisian yang sangat tinggi, khususnya untuk perjalanan antarkota di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Data pemesanan tiket mencerminkan preferensi kuat pelanggan terhadap layanan yang ditawarkan KA Joglosemarkerto selama musim liburan akhir tahun ini.
Wakil Presiden Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tingginya minat ini terlihat dari data pemesanan tiket yang dihimpun dari tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Capaian ini menempatkan KA Joglosemarkerto sebagai moda transportasi favorit untuk berbagai keperluan. Masyarakat memanfaatkannya baik untuk mobilitas keluarga, kunjungan wisata, maupun aktivitas sosial dan ekonomi antar kota-kota di wilayah tersebut.
Faktor utama yang mendorong popularitas KA Joglosemarkerto adalah kualitas layanan dan kenyamanan sarana yang disediakan oleh KAI. Seluruh rangkaian kereta api ini telah menggunakan kereta New Generation, hasil modifikasi Balai Yasa Manggarai, yang menawarkan pengalaman perjalanan modern dan nyaman bagi para penumpang. Desain interior yang modern, kursi ergonomis, serta pencahayaan yang nyaman turut mendukung perjalanan jarak menengah selama periode libur panjang.
Tingginya Minat Penumpang pada KA Joglosemarkerto
Menurut data yang dirilis oleh KAI, dua relasi KA Joglosemarkerto mencatat angka pemesanan yang signifikan selama periode Nataru 2025/2026. KA 187 Joglosemarkerto dengan relasi Solo Balapan–Semarang Tawang berhasil menarik 38.989 pelanggan. Sementara itu, KA 193 Joglosemarkerto yang melayani relasi Solo Balapan–Solo Balapan dipesan oleh 33.689 pelanggan, menunjukkan tingginya permintaan untuk rute-rute tersebut.
Popularitas KA Joglosemarkerto ini didorong oleh berbagai faktor, menjadikannya pilihan utama bagi masyarakat. Kereta api ini memfasilitasi mobilitas keluarga, kunjungan wisata, serta aktivitas sosial dan ekonomi antar kota. Keunggulannya terletak pada kualitas layanan dan kenyamanan sarana yang terus ditingkatkan oleh KAI.
Seluruh rangkaian KA Joglosemarkerto kini menggunakan kereta New Generation, sebuah inovasi dari Balai Yasa Manggarai. Modifikasi ini menghadirkan interior yang modern, kursi-kursi yang dirancang secara ergonomis, serta pencahayaan yang nyaman di dalam kabin. Semua fitur ini dirancang untuk mendukung perjalanan jarak menengah yang menyenangkan selama musim liburan.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata di Wilayah Jawa Tengah
Keberadaan KA Joglosemarkerto selama masa Natal dan Tahun Baru memiliki kontribusi penting dalam menjaga kelancaran pergerakan masyarakat. Terutama di wilayah Solo, Yogyakarta, Semarang, serta kota-kota sekitarnya, kereta api ini menjadi tulang punggung transportasi. Dengan demikian, konektivitas antar kota menjadi lebih baik dan efisien, mendukung aktivitas masyarakat di berbagai sektor.
Tingginya pergerakan pelanggan melalui KA Joglosemarkerto secara langsung mendorong aktivitas pariwisata dan perputaran ekonomi daerah. Anne Purba menjelaskan bahwa hal ini berdampak positif pada berbagai sektor. Mulai dari transportasi lanjutan, industri kuliner lokal, penginapan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berlokasi di sekitar stasiun, semuanya merasakan manfaat dari peningkatan mobilitas ini.
Peningkatan jumlah wisatawan dan pelancong yang menggunakan kereta api ini menciptakan efek domino ekonomi. UMKM di sepanjang rute perjalanan, seperti penjual oleh-oleh dan penyedia jasa, mendapatkan keuntungan. Hal ini memperkuat ekonomi lokal dan memberikan dorongan signifikan bagi sektor pariwisata regional.
Peningkatan Penjualan Tiket KAI Nasional Selama Nataru
Secara nasional, PT KAI mencatat penjualan tiket angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai angka yang impresif. Hingga Jumat, 2 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, total 3.976.142 tiket telah terjual untuk periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 6,58 persen dibandingkan dengan periode Nataru 2024/2025 yang mencatat 3.730.584 tiket.
Penjualan tiket kereta api jarak jauh berkontribusi besar dengan 3.253.432 tiket, melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia yaitu 2.761.048 atau mencapai 117,8 persen. Sementara itu, kereta api lokal berhasil menjual 722.710 tiket, atau 97,0 persen dari total 745.056 tempat duduk yang disediakan. Tingkat keterisian di atas 100 persen pada kereta api jarak jauh dipengaruhi oleh pola perjalanan pelanggan yang dinamis, dengan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang lintasan.
Beberapa stasiun tercatat sebagai simpul utama perjalanan selama masa Nataru 2025/2026. Stasiun keberangkatan dan tujuan favorit meliputi Pasarsenen, Yogyakarta, Gambir, Semarang Tawang, Bandung, Surabaya Pasar Turi, dan Surabaya Gubeng. Hal ini mengindikasikan bahwa kota-kota tersebut menjadi pusat aktivitas perjalanan yang tinggi selama liburan akhir tahun.
Untuk lebih menarik minat masyarakat, KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta ekonomi komersial. Diskon ini berlaku dari tanggal 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1.509.080 tempat duduk yang disiapkan. Hingga 2 Januari 2026, sebanyak 1.412.280 tiket bertarif diskon telah terjual, mencapai 94 persen dari kapasitas yang tersedia, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap penawaran ini.
Sumber: AntaraNews