KA Putri Deli Jadi Primadona Nataru 2025/2026, Okupansi Melonjak Drastis di Sumatera Utara

KA Putri Deli menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Utara saat Nataru 2025/2026, dengan lonjakan okupansi hingga 110 persen yang menunjukkan kepercayaan publik tinggi terhadap transportasi kereta api.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KA Putri Deli Jadi Primadona Nataru 2025/2026, Okupansi Melonjak Drastis di Sumatera Utara
KA Putri Deli menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Utara saat Nataru 2025/2026, dengan lonjakan okupansi hingga 110 persen yang menunjukkan kepercayaan publik tinggi terhadap transportasi kereta api. (AntaraNews)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara melaporkan bahwa KA Putri Deli menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Utara dalam menyambut momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Lonjakan okupansi yang signifikan menunjukkan tingginya minat warga terhadap layanan kereta api ini.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, pada Sabtu (20/12) di Medan, mengungkapkan bahwa KAI mencatat lonjakan okupansi luar biasa hingga 110 persen pada jadwal favorit KA Putri Deli. Hal ini terjadi selama masa angkutan Nataru 2025/2026, khususnya pada keberangkatan pukul 14.00 WIB dari Medan dan 12.35 WIB dari Tanjung Balai.

Dengan kapasitas 636 kursi, kereta api ini berhasil mengangkut 700 penumpang berkat pergerakan dinamis antarstasiun, membuktikan efisiensi dan popularitasnya. Tren ini sekaligus menegaskan kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap keandalan kereta api sebagai moda transportasi pilihan saat musim liburan.

KAI Divre I Sumatera Utara mencatat bahwa KA Putri Deli mengalami lonjakan okupansi yang luar biasa, mencapai 110 persen pada jadwal favorit selama periode Nataru 2025/2026. Keberangkatan pukul 14.00 WIB dari Medan dan 12.35 WIB dari Tanjung Balai menjadi jadwal paling diminati, mengangkut 700 penumpang dari total kapasitas 636 kursi.

Tingginya angka keterisian ini didorong oleh pergerakan penumpang yang dinamis antarstasiun, menunjukkan fleksibilitas dan adaptabilitas layanan KA Putri Deli. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan kebutuhan transportasi yang tinggi, tetapi juga kepercayaan masyarakat yang kuat terhadap keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api.

Hingga saat ini, sebanyak 58.970 tiket, atau sekitar 86 persen dari total 68.688 tempat duduk yang disediakan untuk Nataru, telah ludes terjual. Angka ini membuktikan bahwa KA Putri Deli Nataru 2025/2026 menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin berwisata atau mengunjungi sanak saudara.

Pencapaian okupansi tinggi KA Putri Deli ini juga mempertegas peran nyata pemerintah dalam menyediakan aksesibilitas transportasi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui skema subsidi Public Service Obligation (PSO) yang diterapkan pada layanan kereta api.

Dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp27.000, subsidi tersebut menjadi instrumen krusial untuk menjamin mobilitas rakyat tanpa mengesampingkan standar kenyamanan serta ketepatan waktu perjalanan. Kebijakan ini memastikan bahwa transportasi publik berkualitas dapat diakses oleh semua kalangan.

Kehadiran KA Putri Deli, dengan dukungan subsidi pemerintah, telah bertransformasi lebih dari sekadar alat transportasi. Ia menjadi urat nadi yang merajut konektivitas antara enam wilayah administratif di Sumatera Utara, memperkuat integrasi regional.

KA Putri Deli tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi, melainkan juga sebagai jembatan ekonomi yang menghubungkan pusat kota dengan kabupaten. Lintasan kereta api ini, mulai dari Deli Serdang hingga Asahan, berperan penting dalam menghidupkan geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sepanjang rutenya.

Perjalanan sejauh 175 kilometer ini terbukti efektif dalam menggerakkan roda perekonomian daerah melalui distribusi orang dan jasa yang lebih cepat serta efisien. Dampak ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar stasiun pemberhentian, yang kini semakin terintegrasi dalam satu ekosistem transportasi yang solid.

Bagi masyarakat yang belum memiliki tiket untuk perjalanan Nataru 2025/2026, KAI mengingatkan untuk segera merencanakan perjalanan mengingat ketersediaan kursi yang terus menipis. KAI juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk kemudahan pemesanan tiket tanpa perlu mengantre di stasiun.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi