BRI Tegaskan Komitmen GRC untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Dengan penerapan GCG yang konsisten, BRI optimistis mampu mewujudkan aspirasinya menjadi kelompok perbankan yang adaptif, berdaya saing, dan inklusif.
Di ajang The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award 2025, BRI tercatat sebagai salah satu perusahaan dalam daftar Top 50 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Besar (BigCap PLCs). Pengakuan dari IICD semakin menegaskan konsistensi BRI dalam menerapkan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) di seluruh operasional bisnisnya. Komitmen ini tidak hanya bertujuan menjaga kepercayaan publik, tetapi juga membangun ketahanan jangka panjang perusahaan.
Direktur Human Capital & Compliance BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan positif bagi Perseroan.
"Kami akan terus menjaga konsistensi dalam mengedepankan tata kelola yang transparan dan akuntabel. BRI percaya bahwa keberhasilan jangka panjang tidak hanya ditentukan oleh kinerja finansial, tetapi juga oleh komitmen untuk menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan berorientasi pada keberlanjutan," ujar Solichin, Sabtu (11/10/2025).
Mengusung tema "Building Resilience through Good Governance: Thriving in Turbulent Times", IICD menekankan pentingnya tata kelola yang kuat untuk menjaga daya tahan perusahaan di tengah ketidakpastian global. Ketua Umum IICD sekaligus Ketua Umum Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) Rudiantara menyampaikan bahwa praktik governansi yang baik merupakan penopang utama ketahanan bisnis.
Acara ini juga menghadirkan sejumlah tokoh penting, seperti Adrian Zuercher, CFA, selaku Co-Head Global Asset Allocation & Investment Management APAC dari UBS, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menekankan pentingnya sinergi antara regulator, pelaku usaha, dan investor.
Dengan penerapan GCG yang konsisten, BRI optimistis mampu mewujudkan aspirasinya menjadi kelompok perbankan yang adaptif, berdaya saing, dan inklusif di kawasan regional.